Menuju Sepakbola Profesional Bersama La Liga Academy-EDF

0
702
Istimewa
LIPUTAN1.COM, JAKARTA-Indonesia tampaknya sangat beruntung mendapat kesempatan emas dalam melahirkan pemain muda kedepannya melalui pembinaan academy yang berkualitas, hal  itu dipastikan setelah dibukanya La Liga Academy -EDF, yang merupakan afiliasi langsung dari La Liga Spanyol.
Kepastian itu disampaikan Manager Estrellas de Futbol di Indonesia, Taufik Jursal Effendi, yang mengaku bahwa La Liga Academy-EDF akan digulir pada akhir November  2017, dimana dalam proses akademi tersebut akan mendapatkan kurikulum sesuai standart La Liga Spanyol.
“La Liga Academi-EDF akan dilatih langsung oleh para pelatih langsung dari La Liga Spanyol, dan akan dibantu sekitar 3 asisten pelatih asal Indonesia. Konsep yang diberikan adalah dengan metode pelatihan yang komprehensif mulai dari skills dan  pembangunan karakter pesepakbola profesional, dimana akan dibuka untuk kelompok umur, yaitu usia 6 sampai dengan 16 tahun, saat liburan ini rencananya La Liga Academy – EDF juga akan menggelar Holydai Tranning program fokus pemain-pemain umur 8 sampai dengan 14 tahun (Dalam rencana sebelum La Liga Academy – EDF memulai program lengkapnya Januari 2018  tahun, yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Bandung,” kata Taufik.
La Liga Academy -EDF ini merupakan bentuk perhatian sepak bola Spanyol yang ingin membantu mengembangkaan potensi dibebebrapa Negara, dan Indonesia menjadi yang pertama di kawasan Asia Tenggara.  Dimana Liga Sapnyol menggandeng Estrellas de Futsal atau EDF sebagai mitra kerjanya, dan dari Pihak La Liga Spanyol langsung DR. Hugo Blanco, yang bertanggung jawab dalam pengembangan proyek La Liga Academy- EDF, dan memiliki jabatan sebagai Sport Projects Manager La Liga Academi- Liga Spanyol.
“Konsep Akademi La Liga bukan untuk menyaingi sekolah sepak bola (SSB) yang ada di Indonesia, namun sebaliknya, yaitu membantu para pemain mendapatkan pelatihan sesuai dengan pembinaan dan standart kepelatihan di Spanyol. Dan ini mampu menjadi jembatan dalam mewujudkan mimpi talenta muda Indonesia berkarir di Eropa tanpa harus pergi jauh,” kata Taufik yang juga pendiri  Asosiasi Sekolah Sepak bola Indonesia
(ASSBI).
Nantinya dalam Akademi La Liga ini, para pemain berkesempatan untuk bisa bergabung berlatih secara langsung dengan klub-klub besar di Spanyol, namun kesempatan itu didapatkan jika para peserta  La Liga Academy-EDF Setelah berlatih selama 14 bulan untuk mendapatkan bekal lolos dalam kualifikasi yang ditentukan.
“Tidak hanya berlatih dengan metode La Liga, namun para pemain yang Telah lolos seleksi selama 14 bulan di La Liga Academy-EDF juga akan mendapatkan kesempatan
berlatih langsung di salah satu klub La Liga – Spanyol dengan jangka panjang,” tambah Taufik.
Sementara itu, Hugo Blanco mengaku senang dengan dibukannya Akademi La Liga di Indonesia, karena bisa membantu mengembangkan potensi pemain muda di Indonesia yang dikenal memiliki kemampuan baik dan tidak perlu mengeluarkan biaya besar harus pergi ke Spanyol meninggalkan sekolah dan keluarga , hadirnya  La Liga Academy-EDF secara terintergrasi akan membantu meningkatkan performa dan karakter  pemain sepakbola Muda Indonesia .
 “Dengan kualitas para pelatih La Liga berlisensi UEFA yang siap diterjunkan langsung buat menganalisis kemampuan para peserta akademi, kehadiran La Liga Academy diharapkan bisa menjadi standar pengembangan sepak bola, terutama usia dini, di Indonesia dan Asia Tenggara,” tutur Blanco.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here