Inilah Keluhan Pengusaha Kepada Presiden Jokowi

0
591
Istimewa

LIPUTAN1.COM-Pengusaha menyampaikan keluhan kepada Presiden Joko Widodo terkait Badan Usaha Milik Negera (BUMN) yang mendominasi proyek-proyek pemerintah. Ratusan anak-anak hingga cucu perusahaan BUMN itu ikut terlibat proyek pemerintah.

Keluhan ini disampaikan oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Rosan Roeslani, di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Rakernas KADIN, Kuningan, Jakarta, Selasa (3/10/17).

“Di banyak kesempatan Pak Presiden, saya sampaikan, berikan kesempatan pertama pada pengusaha nasional, kalau enggak mampu baru BUMN,” ungkap Rosan dalam sambutannya.

Namun, banyak sekali pekerjaan-pekerjaan, digarap BUMN dan anak usahanya, termasuk pekerjaan-pekerjaan kecil sub kontraktor yang seharusnya menjadi jatah pengusaha swasta dan UKM. Ia menambahkan kalangan pengusaha pun mengharapkan perusahaan BUMN hanya mengerjakan pekerjaan yang menjadi bisnis utama saja tanpa perlu mengambil jatah perusahaan swasta dan UKM.

Presiden Jokowi pun menanggapi keluhan ribuan pengusaha. Ia menyatakan dirinya setuju dengan pemikiran pengusaha terkait banyaknya jumlah BUMN di Indonesia. Ia mengaku dalam rapat paripurna kabinet, dia marah kepada menteri soal banyaknya jumlah BUMN dan anak cucunya.

“Saya sudah perintahkan kemarin, yang 800 dimerger atau kalau perlu dijual. Ngapain BUMN ngurusin katering, nyuci baju. Langsung saya tunjuk langsung. Saya terbiasa blak-blakan seperti itu. Untuk apa begitu?” tegas Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu, ia meminta agar semua masalah dibuka secara blak-blakan. Termasuk soal BUMN yang disebut menguasai proyek-proyek infrastruktur, di pusat atau di daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here