Festival Ragam Pasar Tradisional Habiskan 1.000 Tengkleng

0
624
Istimewa

LIPUTAN1.COM, SOLO-Sebanyak 10 pedagang terlibat dalam festival 1.000 tengkleng yang menjadi rangkaian penyelenggaraan Festival Ragam Pasar Tradisional di Benteng Vastenburg, Solo.

“Teknisnya satu penjual membuat 100 bungkus tengkleng,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Subagiyo di sela festival tersebut di Solo, Sabtu (23/9/2017).

Ia mengatakan alasan dipilihnya menu tengkleng untuk dikemas ke dalam sebuah festival, karena tengkleng merupakan salah satu kuliner khas Solo.

“Tengkleng adalah makanan yang melambangkan Solo. Ada spirit kebersamaan di setiap mangkuk tengkleng. Masyarakat pun antusias sekali, buktinya belum ada setengah jam sudah ludes, saya sampai tidak kebagian,” katanya.

Pihaknya menjadwalkan festival tersebut akan diselenggarakan setiap tahun agar makin banyak masyarakat yang bisa ikut menikmati makanan khas Solo itu.

Salah satu peserta festival tersebut, Alinda Ayu, mengatakan antusias mengikuti festival.

Setelah memperoleh tengkleng, dia yang datang bersama teman-temannya langsung menyantap makanan yang dibungkus dengan daun pisang tersebut.

Meski demikian, ia kurang puas dengan rasa masakan tersebut karena menurutnya terlalu asin.

“Tapi tetap habis karena memang saya suka tengkleng. Kalau lihat acaranya ini saya puas, karena ada banyak kuliner khas Solo yang ada di festival ini,” katanya.

Warga lain, Linda Ambika, berharap festival tersebut dapat dilaksanakan setiap tahun agar makin banyak warga luar daerah yang berkunjung ke Kota Solo.

“Kan banyak yang suka dengan tengkleng, jadi kalau ada festival seperti ini pasti akan makin banyak orang yang datang ke Solo. Bagus lagi kalau ke depan makin banyak jenis kuliner yang difestivalkan,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here