Rekayasa Lalu Lintas Jalan Pangeran Antasari Diberlakukan

0
648
Istimewa

LIPUTAN1.COM, JAKARTA-Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya, mengimbau pada masyarakat agar menghindari ruas Jalan Pangeran Antasari via Jalan TB Simatupang. Hal tersebut terkait dengan pembangunan Tol Depok–Antasari Jakarta Selatan yang menyebabkan beberapa ruas jalan di sekitar lokasi pembangunan akan dilakukan rekayasa lalu lintas.

Pembangunan Jalan Tol Depok–Antasari saat ini sedang memasuki tahap konstruksi di Simpang Susun yang berada di Jalan Pangeran Antasari–Jalan TB. Simatupang.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan pihaknya telah memasang rambu lalu lintas di sekitar ruas Jalan Pangeran Antasari via Jalan TB Simatupang untuk membantu pengendara yang tetap memilih melintas di ruas jalan tersebut.

“Pengguna jalan dihimbau agar mematuhi rambu lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan, serta selalu mengutamakan keselamatan di jalan,” ujar Andri Yansyah kepada media.

Rencananya rekayasa jalan tersebut akan berlangsung pada Sabtu, 23 September sampai Desember 2017, dimana Jalan Pangeran Antasari sisi Timur yang mengarah ke Lebak Bulus ditutup sementara waktu untuk pekerjaan pembuatan tiang jembatan baru sisi Utara.

Lalu lintas dari arah Jalan P. Antasari menuju Lebak Bulus yang semula melalui kolong dibawah jalan tol JORR dialihkan belok kiri melalui detour (jalan memutar) sisi Timur berputar di U-Turn Simpang Cilandak sedangkan lalu lintas dari arah Lebak Bulus menuju Jalan Pangeran Antasari juga dialihkan melalui detour (jalan memutar) sisi Barat (depan Alamanda Tower) dari jalan eksisiting.

Rekayasa lalu lintas yang akan berlaku dari Oktober 2017 sampai Desember 2017 adalah lalu lintas dari arah Kampung Rambutan menuju Lebak Bulus yang semula menggunakan jembatan eksisting, akan dialihkan menggunakan jembatan baru di sisi Selatan sedangkan lalu lintas dari arah Kampung Rambutan yang akan kembali ke Kampung Rambutan masih dapat melewati U-Turn Timur di bawah jalan tol JORR.

“Dan jembatan eksisiting sisi Selatan yang mengarah ke Lebak Bulus akan dibongkar karena terkena pekerjaan Gate Tol dan jembatan pengganti disisi Selatan, jembatan eksisting dapat dipergunakan pada tanggal 24 September 2017,” ujarnya.

Pembongkaran juga akan dilakukan di Jembatan eksisting sisi Utara yang mengarah ke Kampung Rambutan. Pembongkaran itu dilakukan karena pekerjaan pembangunan tol serta jembatan pengganti di sisi utara dari jembatan eksisting.

“Jadi, 10 Oktober lalu lintas dari Lebak Bulus ke Kampung Rambutan biasanya menggunakan jalur eksisting utara dialihkan melalui detour (jalan memutar) Alamanda Tower, lalu belok kanan jalan detour(jalan memutar), lalu belok kiri di jalan TB Simatupang untuk menuju Kampung Rambutan dan belok kanan di bawah tol JORR menuju Lebak Bulus,” tuturnya.

Pembangunan usai, lalu lintas akan kembali seperti semula. Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan karena adanya pembangunan Simpang Susun Antasari, terkait pembangunan Tol Depok – Antasari Jakarta Selatan dan untuk kelancaran lalu lintas sekitar dan pembangunan Tol Depok-Antasari Jakarta Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here