Gerindra Disarankan Usung La Nyalla Jika Ingin Rebut Jatim pada Pilpres 2019

0
486
Gerindra Disarankan Usung La Nyalla Jika Ingin Rebut Jatim pada Pilpres 2019

Liputan1.com-Gerindra Disarankan Usung La Nyalla Jika Ingin Rebut Jatim pada Pilpres 2019

Tahun 2018, Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak akan kembali dilaksanakan , dimana akan ada 171 daerah di tingkat kabupaten/kota dan provinsi, yang akan menyemarakan geliat pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Dari 171 daerah yang mengikuti Pilkada serentak 2018, Ada 17 Provinsi akan melakukan Pemilihan Gubernur termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tentu saja ketiga Provinsi yang memiliki pemilih terbanyak saat Pilpres tentu saja Ketiganya mendapat sorotan lebih di luar Provinsi lainnya yang juga ikut menyelenggarakan pemilihan gubernur nantinya. Seperti diketahui dalam Pilpres 2014 hanya di Jawa Barat saja Prabowo bisa menang dan di Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi basis kekuatan kemenangan Joko Widodo.

Tentu saja Pilgub di 3 provinsi di Pulau Jawa Terkait Tokoh yang akan diusung oleh PDIP dan Gerindra akan punya pengaruh besar dalam Pilpres 2019 nantinya terhadap Capres dari PDIP dan Gerindra. Jawa Tengah dan Jawa Barat sudah dapat digambarkan bahwa Jawa Tengah sebagai kandang banteng dan sangat militan sebagai pemilih PDIP dan Joko Widodo.

Sementara Jawa Barat lebih didominasi oleh Prabowo Subianto dalam pilpres 2019 nantinya. “Nah yang sangat Harus diperhatikan oleh kedua kubu antara Joko Widodo Dan Prabowo adalah Pilgub di Jawa Timur ,Sebab di Jawa Timur Prabowo tidak terlalu Kalau jauh dari Joko Widodo saat Pilpres 2014,” ujar Bin Firman Tresnadi, selaku Direktur Eksekutive IDM Untuk Kajian Politik Dan Sosial, Sabtu (16/9/2017).

Nah saat ini kata dia, muncul tiga tokoh yang diprediksi maju sebagai Cagub Jatim yaitu Gus Ipul ,Khofifah dan La Nyalla yang saat Pilpres 2014 sebagai ketua TIM pemenangan Prabowo-Hatta. “Jelas PDIP dan PKB sepertinya sebagai Partai pendukung Joko Widodo akan mengusung Gus Ipul ,sedangkan PPP ,Hanura ,Nasdem dan Golkar sepertinya akan mengusung Khofifah Dan Sementara Gerindra ,Partai Demokrat ,PAN dan PKS Belum terlihat akan mengusung kedua nya,” tukasnya.

Lanjutnya, Gus Ipul dan Khofifah jika didukung oleh Gerindra tidak akan punya komitmen yang kuat untuk mensukseskan Prabowo Subianto di Pilpres 2019 nantinya. “Karena jelas, kedua tokoh ini ada di kubu Partai yang mendukung Joko Widodo, bisa jadi keduanya sengaja akan dibuat head to head siapapun yang menang tetap pro Joko Widodo nantinya di Pilpres 2019,” tandasnya. Nah lalu gimana posisi Gerindra ,PD,PAN Dan PKS di Jawa Timur?

Sebaiknya kata dia, sepertinya Pakde Karwo akan mengarahkan Partai Demokrat lebih condong ke Khofifah dan Gus Ipul. “Nah lalu Gerindra akan banyak kerugian Jika mengusung Gus Ipul Atau Khofifah Untuk Pilpres 2019 Apalagi Pilgub Jawa Timur diadakan di Tahun Politik saatnya Tahun Politik mulai memanas ,Sebab Sudah dipastikan gambar Prabowo Dan Gerindra dipastikan tidak akan dominan sebagai alat Kampanye yang akan dipasang Nanti Jika mengusung Gus Ipul Dan Khofifah ,Begitu juga Dengan Mesin Partai Gerindra Pasti tidak akan bergerak Karena tidak mungkin Mau Kader Gerindra yang militan mendukung Calon dari PDIP Dan Menteri nya Joko Widodo,” tandas dia.

Jika ingin terjadi konsolidasi yang ideal dan massive terhadap Gerindra dan Prabowo Subianto sebagai Capres 2019 untuk mengalahkan Joko Widodo di Jawa Timur, sebaiknya kata dia, Gerindra tidak mengusung Gus Ipul maupun Khofifah nantinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here