Achai, Bali Jadi Destinasi Terfavorit Honeymooners India

0
368
Istimewa
LIPUTAN1.COM, MUMBAI – Pesona Bali memang tiada habisnya. Pulau Dewata itu juga menjadi salah satu destinasi favorit untuk berbulan madu. Pesona Bali juga menggema hingga India. Bahkan, para pengantin baru di negeri dengan populasi mayoritas beragama Hindu itu menempatkan Bali di puncak daftar destinasi favorit untuk berbulan madu alias honeymoon.
Bali dengan daya pikatnya yang beragam memang memesona wisatawan mancanegara (wisman). Atau bisa disebut ‘achai’ dalam Bahasa Hindi yang berarti bagus.
Survei terbaru Ezeego1.com –laman yang menyediakan platform untuk pemesanan tiket penerbangan dan hotel– menunjukkan pasangan bulan madu  di India menyukai travelling ke destinasi dengan pantai-pantai indah dan menyediakan fasilitas visa on arrival. Dengan demikian pasangan pengantin baru juga tak harus ribet mengurus visa.
“Bali berada di puncak daftar bagi sebagian besar pasangan bulan madu. Pantai berpasir dan pemandangan indah, ditambah opsi bebas visa serta rencana penambahan penerbangan langsung untuk konektivitas membuat Bali makin menarik,” ujar Neelu Singh, CEO sekaligus Direktur Ezeego1.com.
Survei itu berbasis pada analisis terhadap data customer Ezeego1.com selama periode Januari hingga Juni 2017. Hasilnya lantas dikutip media terkemuka Times of India.
Dari survei itu terungkap bahwa Bali berada di posisi teratas karena menjadi destinasi paling favorit. Di bawah Bali ada Maldives yang juga memiliki pantai indah dan secara jarak memang lebih dekat dengan India.
Posisi Bali yang kini menjadi favorit para honeymooners India tentu cukup mengagetkan. Sebab, selama ini Maldives menjadi favorit.
Negeri kepulauan di Samudra Hindia itu dikenal dengan hotel-hotel mewahnya. Bahkan, Maldives juga menjadi tempat para selebritas Bollywood untuk rileks.
Sedangkan di bawah Maldives ada Thailand. Selanjutnya berurutan ada Yunani dan Paris yang masuk daftar lima besar destinasi favorit honeymooners India setelah pelemahan kurs Euro sehingga membuat biaya pelesiran ke Eropa menjadi lebih terjangkau.
Hasil survei Ezeego1.com itu tentu bukan skadar angka tanpa fakta. Sebab, Badan Pusat Statistik (BPS)  juga mencatat adanya kenaikan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) asal India yang mengunjungi Bali.
Sejak Januari hingga Juli 2017, wisman yang mengunjungi Bali melalui Bandara Ngurah Rai sudah mencapai 3.379.287 kunjungan. Jumlah itu mengalami kenaikan 24,46 persen dibanding periode Januari-Juli 2016 yang mencapai 2.715.165 kunjungan.
Lonjakan jumlah wisman di Bali tak terlepas dari turis asal Tiongkok. Jumlah wisman asal Tiongkok yang mengunjungi Bali sudah mencapai 896 ribu.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi mengatakan, wisman Tiongkok selama dua tahun belakangan ini memang mendominasi jumlah turis asing yang berwisata di Bali. Dominasi Tiongkok juga menggeser Australia yang sebelumnya selalu menempati posisi teratas.
Untuk periode Januari-Juli 2017, wisman asal Australia yang mengunjungi Bali melalui Ngurah Rai mencapai 632 ribu kunjungan. Tapi, kini ada hal menarik dengan makin banyaknya wisman asal India yang mengunjungi Bali.
“Selain Tiongkok dan Australia, India juga mulai mengalami peningkatan. Jumlahnya mencapai 234 ribu,” jelasnya.
Menpar Arief Yahya sejak dua tahun lalu sudah menyebut India itu tergolong pasar gamuk. Jumlah orang kaya di India itu lebih dari 300 juta orang, lebih banyak dari jumlah penduduk Indonesia. “Satu bukti lagi, belum ada direct flight dari India yang langsung ke Indonesia saja sudah rata-rata 800 an wisman sehari, hampir 3 pesawat,” jelas Arief Yahya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here