Presiden Dipastikan Tidak Akan Terlibat Dalam Kewenangan KPK

0
406
Istimewa

LIPUTAN1.COM, JAKARTA-Istana angkat bicara soal pernyataan Jaksa Agung M Prasetyo yang meminta kewenangan penuntutan tindak pidana korupsi yang dimiliki KPK dikembalikan ke Kejaksaan.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, hal tersebut sudah didengar oleh pemerintah. Namun, hingga saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tetap akan mempertahankan kekuatan-kekuatan yang dimiliki KPK.

“Seperti kita ketahui saat peresmian jalan tol Mojokerto-Jombang, Presiden menyampaikan bahwa kita semua berkewajiban menjaga KPK agar tetap baik dan kuat,” kata Pramono di area Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (12/9/2017).

Akan tetapi, tak menutup kemungkinan perlunya perbaikan di tubuh lembaga antirasuah jika ada kekurangan di dalamnya.

“Tentunya kalau kemudian ada kekurangan hal yang bersifat manajerial, bersifat adminsitratif itulah yang dilakukan perbaikan. Sehingga dengan demikian, sebagai pegangan kita semua adalah apa yang disampaikan Presiden,” ujarnya.

Pramono mengungkapkan, saat dirinya mendampingi Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Bandung kemarin, Jokowi dan dirinya juga berdiskusi mengenai hal ini.

“Kemarin kebetulan saya mendampingi Presiden ke Bandung. Hal itu ketika disampaikan, Presiden tetap pada posisinya. Maka, tidak ada sama sekali keinginan pemerintah dalam hal ini Presidn untuk mengubah kewenangan yang dimiliki KPK. Tidak ada keinginan dari presiden untuk mengurangi kewenangan yang dimiliki KPK,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here