Pengprov PBSI Sumatera Utara Tolak Putusan Pembekuan Oleh PP PBSI

0
437
LIPUTAN1.COM, JAKARTA-Masalah dualisme kepengurusan pengurus cabang olahraga kembali terjadi di Indonesia, kali ini korbannya adalah Pengprov PBSI Sumatera Utara, yang secara resmi dibekukan oleh PP PBSI.
Masalah sualisme bermula ketika PP PBSI pimpinan Wiranto membekukan Pengprov Sumut yang diketuai Johannes IW, dan dianggao tidak lagi berhak mengelola olahraga bulutangkis di Sumut, dan diganti dengan pejabat sementara atau caretaker.
Dengan kondisi yang sepihak itulah, sejumlah pengkot/pengkab PBSI di Sumut menolaknya, dan berkomunikasi dengan PP PBSI untuk mencabut surat keputusan pembekuan itu karena berdampak pada dualisme kepengurusan.
Tecatat sejumlah pengkot/pengkab yang terdiri dari Deli Serdang, Simalungun, Pematangsiantar, Tapanuli Utara, Sibolga, Labuhan Batu, Pakpak Bharat, Padanglawas Selatan, Padangsidempuan, Batu Bara, Tebingtinggi, Langkat, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, Labura, Madina, Gunung Sitoli, dan Medan pada Senin (11/9) pun melakukan mediasi dengan PP PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, dengan tuntutan agar SK pembekuan dicabut. Selain itu, mereka juga menemui Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman agar membatalkan SK pembekuan itu.
“Kami berharap SK itu dicabut karena membuat pembinaan bulu tangkis di Sumatera Utara berhenti. Saat ini, kami semua saling curiga,” ujar ketua PBSI Deli Serdang Datuk Selamat Fery di Kantor KONI Pusat, Jakarta, Senin (11/9).
Pihaknya berharap semua orang mulai di tingkat pusat hingga daerah bersabar karena kepengurusan PBSI Sumut di bawah kendali Johannes IW akan berakhir tahun depan. “Kepengurusan ini hanya sampai 2018, jadi tinggal sebentar lagi. Biarkan kepengurusan Pak Johannes mengabdikan diri sampai selesai,” terangnya.
Pembekuan Pengprov Sumut diambil PP PBSI karena terkait penyelenggaraan Muskotlub PBSI Medan yang dianggap bertentangan dengan AD/ART. Tim investigasi PP PBSI menyimpulkan, Muskotlub Medan tidak sah karena tidak memenuhi syarat, alasan dan prosedur. Pengprov Sumut tetap nekat mendukung adanya Muskotlub Medan dan bahkan melantik kepengurusan baru. Kebijakan ini membuat PP PBSI marah, lalu membekukannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here