Utut Tertantang Lahirkan GM Baru di Indonesia

0
243
LIPUTAN1.COM, JAKARTA-Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) yang baru saja dilantik, GM Utut Adianto mengaku memiliki tantangan besar dalam membina olahraga catur di Tanah Air dan diharapkan bisa mencetak grand master (GM) baru.
Langkah itu dilakukan Utut karena sejauh ini Indonesia baru memiliki tujuh pecatur yang bergelar GM, meski diketahui bahwa populasi pecatur Tanah Air mencapai puluhan ribu orang.
Ketujuh pecatur yang menyandang gelar GM itu, antara lain Herman Suradiradja, Utut Adianto, Edhi Handoko, Ruben Gunawan, Ardiansyah, Cerdas Barus dan Susanto Megaranto.
“Itu yang sedang kami pikirkan. Soal mencetak GM, saya berjanji dalam hati, soalnya kalau janji diucapkan akan dikejar-kejar. Saat tidur pun juga dikejar-kejar,” kata Utut Adianto seusai dilantik sebagai Ketua Umum PB Percasi periode 2017-2021 oleh Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman di Jakarta, Kamis (7/9).
Untuk mencetak seorang pecatur menjadi GM, tentu butuh anggaran yang memadai. Sebab atlet bersangkutan butuh menjalani turnamen internasional, dan itu juga dilakukan di luar negeri. Karenanya, dana bantuan dari Kemenpora untuk induk organisasi olahraga atau PB/PP perlu diberikan sesuai target masing-masing. “Kalau dapat dari Kemenpora, tentu akan kami gunakan sebaik mungkin. Kalau tidak dapat, ya kami gotong royong. Konsep pendanaan di catur, kami berjalan sesuai kemampuan, kami tidak memaksa-maksa,” ungkapnya.
Utut juga memastikan tetap akan mengikutkan sejumlah pecatur berprestasi untuk ambil bagian di berbagai turnamen internasional. Sebab, olahraga ini tak dipertandingkan di SEA Games, selepas SEA Games 2013 Myanmar. Selain itu, catur juga tak diperlombakan pada Asian Games 2018 saat Indonesia menjadi tuan rumah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here