Hadapi Vietnam, Hargianto Gantikan Evan Dimas

0
446
Istimewa
LIPUTAN1.COM, KUALA LUMPUR-Gelandang timnas Indonesia U-22, Evan Dimas Darmono dipastikan absen saat skuad Garuda Muda bertemu Vietnam pada laga penyisihan Grup B SEA Games 2017 di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Selangor,  Selasa (22/8/2017) malam.
Pelatih timnas Indonesia U-22 Luis Milla sudah menyiapkan pengganti Evan yang tak bisa tampil akibat akumulasi kartu. Pemain yang diplot untuk posisi gelandang serang adalah Muhamad Hargianto. Jebolan Diklat Ragunan ini diharapkan bisa menjadi motor serangan Indonesia dalam membombardir Vietnam.
“Kami akan pasang Hargianto (menggantikan posisi Evan Dimas), pasangannya antara Hanif Sjahbandi atau Asnawi Mangkualam. Kami akan lihat sampai besok bagaimana kondisinya. Siapapun yang dipercaya, itulah yang terbaik,” ujar asisten pelatih timnas Indonesia Bima Sakti usai latihan di Padang Kelab Aman, Kuala Lumpur, Senin (21/8/2017).
Selain itu, pihaknya juga akan kembali merombak pemain di sejumlah lini. Striker Ezra Walian yang tak turun saat menghdapi Timor Leste, kemungkinan besar akan dipercaya jadi starter. Dia juga sudah dicoba berduet dengan Yabes Roni pada latihan kemarin. Selain itu, bek tengah Andi Setyo dan
Ryuji Utomo juga dipersiapkan jika lini belakang yang selama ini dipercayakan kepada Hansamu Yama Pranata dan Ricki Fajrin bermasalah. “Ada empat sampai lima posisi akan berubah. Tadi latihan spesifik untuk pemain belakang saat bertahan, lalu bagaimana ketika crossing. Di situ ada Andi Setyo dan Ryuji,” jelasnya.
Tim pelatih juga memberi kelonggaran kepada pemain saat latihan. Jika biasanya berlangsung serius, kini Hansamu Yama Pranata dan kawan-kawan bisa sambil bersenda gurau. “Hari ini kami latihan tidak seperti biasa, apalagi kemarin sudah menjalani laga berat. Sebelum latihan, pemain diminta enjoy, boleh bercanda yang penting tetap fokus,” ungkap Bima.
Menurut dia, bentrok kontra Vietnam diibaratkan partai final. Sebab jika mampu menumbangkan mereka maka jalan menuju semifinal semakin mulus. Sebab, di partai pamungkas Indonesia hanya menghadapi Kamboja yang kualitasnya masih di bawah. “Besok (hari ini) jadi laga penting, besar dan seperti final,” tuturnya.
Pihaknya juga tak menyiapkan strategi parkir bus menghadapi Vietnam yang dikenal cukup agresif. Menurut Bima, pasukan Garuda Muda akan bermain seperti biasa dengan mengandalkan serangan cepat dari sayap. Sebab salah satu kelebihan Indonesia saat ini berada pada kecepatan pemain sayap. Bima juga tak perlu takut dengan status Vietnam sebagai pemuncak klasemen sementara dengan poin sempurna, 9 angka hasil dari tiga laga. Belum lagi, mereka selalu menang telak atas lawan-lawannya. Vietnam menumbangkan Kamboja 4-0, Timor Leste 4-1 dan Filipina 4-0. Sedangkan Indonesia hanya menang 1-0 atas Timor Leste dan menjungkalkan Filipina 3-0. “Kami tak takut, justru ini jadi tantangan. Kita harus mengalahkan mereka. Yang penting kita harus konsentrasi, kerjasama tim dalam bertahan bagus dan itu harus dipertahankan,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here