Sound of Angklung 2017 Wonderful Indonesia Siap Goda Negeri Sakura

0
430
Istimewa

LIPUTAN1.COM, TOKYO – Keluarga Paduan Angklung dari siswa siswi dan alumni SMA
Negeri 3 Bandung (KPA 3) kembali  mempromosikan Wonderful Indonesia ke
seluruh penjuru dunia. Usai melakukan lawatan ke enam negara di Eropa
di 2016, tahun ini KP 3 membidik dua kota di Jepang. Misinya, menggoda
pasar Jepang, 24-30 Agustus 2017.

Dua kota besar di Jepang yang disasar, yaitu Kanagawa dan Tokyo. Dua
kota itu akan didatangi 54 orang siswa siswi dan guru  pendamping
untuk  mengenalkan dan sekaligus sebagai pelestarian angklung.

“Temanya “Serasa Katha: Avana.” Itu menggambarkan citra kebudayaan
angklung yang kuat dengan nilai filosofis yang universal bagi seluruh
umat dunia. Kami akan goda generasi muda Jepang lewat diplomasi
angklung,” kata Zharifah Raihanah Shiddiq, Ketua Pelaksana Expand the
Sound of Angklung 2017, Sabtu (12/8).

Selama enam hari di dua kota besar di Jepang itu, mereka akan tampil
habis-habisan dalam konser  di dua tempat, Sunpearl Arakawa Hall Tokyo
dan Zushi Culture Plaza Hall-Nagisa Hall Kanagawa. Di Sunpearl Arakawa
Hall Tokyo, KP 3 akan tampil di hadapan sekitar 975 pengunjung.
Sedangkan di Zushi Culture Plaza Hall Kanagawa mereka akan tampil di
hadapan 555 pengunjung. “Pengunjung dari kalangan pecinta musik baik
pelajar dan keluarganya. Kami yakin kegiatan ini dapat memperkuat
nation branding Wonderful Indonesia,” lanjutnya.

Bukan hanya tampil di dua konser itu, anak anak muda ini juga
mendapatkan kesempatan untuk menghibur para tamu undangan pada resepsi
diplomatik yang diparakarsai Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo yang
akan mengambil lokasi di Hotel Imperial Tokyo pada 25 Agustus 2017
nanti.

Tamu undangan terdiri atas para menteri dan pejabat tinggi dari
berbagai institusi Pemerintah Jepang,  anggota parlemen, pimpinan
perusahaan terkemuka dan tokoh masyarakat Jepang.

“Dalam Resepsi Diplomatik, Keluarga Paduan Angklung akan tampilkan
tari Janger dari Bali dan tari Bajidor Kahot dari Jawa Barat yang
dipadukan dengan alunan musik angklung,” lanjut Zharifah.

KPA SMA 3 Bandung ini memang layak tampil di acara VVIP, karena
torehan prestasi internasional nya memang moncer. Di 2015 saja, mereka
sudah menyambar peringkat III dalam Kategori Angklung Tradisional
SEAMEO Song Angklung contest tingkat ASEAN

“Tahun lalu, KPM mendapatkan penghargaan Gold Band untuk 2 (dua)
kategori  penampilan yaitu, musik tradisional dan musik instrumen
klasik pada perhelatan International Youth Music Festival ll (IYMF ll)
Bratislava Slovakia, juga mendapat kehormatan untuk menjadi Duta
Promosi Wonderful Indonesia di Eropa Timur,” ujarnya.

Menpar Arief Yahya sangat mendukung kegiatan KPA SMA 3 Bandung
ini.”Anak anak muda ini juara, mau belajar dan melestarikan seni
tradisional. Terlebih menorehkan prestsi yang luar biasa.
Mudah-mudahan irama dan harmoni angklung Wonderful Indonesia dapat
menggelitik rasa ingin tahu masyarakat Jepang untuk datang ke
Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.

Menurut Arief Yahya, budaya semakin dilestarikan semakin
mensejahterakan, hal itu menjadi salah satu alasan wisatawan mau
liburan ke suatu daerah. Karena itu budaya harus dilestarikan
mengingat memiliki nilai ekonomis.

“Semangat mengangkat Angklung ke dunia international layak
diapresiasi, terlebih Angklung ini temanya kebersamaan, tidak pernah
angklung dimainkan sendirian. Dengan kebersamaan kita bisa bersama
sama membuat Wonderful Indonesia semakin mendunia,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here