4 Dampak Buruk Jika Mr P Jarang Digunakan

0
1058
Istimewa

LIPUTAN1.COM-Ketika otak manusia sudah lama tidak dilatih, maka tingkat kecerdasan akan menurun. Ketika otot tubuh juga jarang digunakan untuk berolahraga, maka kekuatannya akan hilang. Lantas, bagaimana jika organ vital pria jarang digunakan? Apakah akan tetap normal seperti biasanya atau malah mengundang gangguan kesehatan?

Menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, saat alat kelamin pria tidak digunakan dalam waktu yang lama untuk berhubungan seks, ternyata bisa menimbulkan beberapa penyakit. Berikut adalah penjelasannya.

1. Risiko kanker prostat meningkat– Salah satu efek buruk yang bisa terjadi ketika Mr. P tidak terlibat pada aktivitas seksual terlalu lama adalah meningkatnya risiko kanker prostat.
“Ejakulasi membuat segala macam sel abnormal dan kotoran dalam penis keluar. Nah, saat kamu jarang mengalami ejakulasi maka sel abnormal ini akan menumpuk. Menurunnya frekuensi bercinta bahkan meningkatkan risiko untuk terkena kanker prostat sebanyak 19%”.
2. Sulit ereksi- Ereksi membutuhkan aliran darah yang maksimal ke alat kelamin. Ketika penis jarang digunakan untuk berhubungan seksual, maka aliran darah menjadi tidak lancar. Saat aliran darah tersendat, transportasi oksigen ke alat kelamin pun tak maksimal sehingga kamu akan sulit untuk mengalami ereksi.
3. Menyebabkan depresi- Jarang berhubungan seks bisa membuat pria depresi? Agaknya hal ini tidak berlebihan. Sebab saat pria jarang bercinta, maka tubuhnya tidak akan mengeluarkan hormon dopamin yang bermanfaat untuk membuat suasana hati menjadi gembira. Dan saat hormon dopamin dikeluarkan tidak dalam waktu yang lama maka bisa menjadi penyebab depresi.
4. Mengecilnya ukuran alat kelamin- Bercinta membuat darah mengalir ke alat kelamin. Sebab aliran darah dibutuhkan dalam proses ereksi. Sehingga saat kamu jarang bercinta, maka alat kelamin tidak mendapatkan suntikan darah secara maksimal. Sel, otot, dan jaringan akan mengecil sehingga membuat ukuran penis juga ikut-ikutan mengecil.

Selain gangguan di atas, ketika penis terlalu lama nganggur, maka kamu bisa mengalami kegemukan. Alasannya? saat bercinta, kalori tubuh yang dibakar cukup banyak. Sementara ketika kamu jarang bercinta, kalori tubuh akan menumpuk. Terutama jika kamu termasuk orang yang jarang berolahraga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here