Tahun 2030, Sepeda Motor Dilarang Melintasi Ibu Kota Negara Vietnam

0
1537

LIPUTAN1.COM, VIETNAM-Pemerintah Vietnam telah setuju terkait rencana larangan sepeda motor yang memasuki beberapa wilayah Ibu Kota negara itu mulai 2030. Hal itu dilakukan sebagai langkah untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan polusi.

Penetapan aturan tersebut mundur lima tahun dari rencana semula, yang sebelumnya akan berlaku 2025. Pihak dari perencana kota telah memperkirakan jumlah sepeda motor dan skuter,  makin meningkat menjadi 6 juta pada 2020. Sementara untuk jumlah mobil sendiri akan melampaui 800.000 unit.

Seperti dilansir dari Motorcycle.com, yang merupakan kota berpenduduk sekitar 7,5 juta orang hanya terdapat 500.000 mobil. Dibandingkan dengan 5 juta sepeda motor dan skuter yang ada di kota tersebut (perbandingan rasionya 10:1)

Menurut Komite Rakyat Hanoi, infrastruktur jalan kota tidak mengalami perbaikan cepat, untuk memenuhi meningkatnya permintaan transportasi. Ada 60 persen kondisi lalu lintas (untuk mobil dan motor) di ibu kota Vietnam, cuma bergerak dengan kecepatan 12,4 mph.

Volume lalu lintas tersebut juga berdampak adanya polusi udara, dimana Komite Rakyat mengklaim bahwa transportasi kota menyumbang 70 persennya. Larangan yang diajukan itu, kini sudah disetujui oleh 95 dar 96 dewan kota.

Berdasarkan aturan tersebut, penjualan sepeda motor dan skuter di wilayah metropolitan akan masih dilakukan sambil meningkatkan transportasi umum. Di Hanoi, bus hanya menyumbang 12 persen dari arus lalu lintas.

Saat ini, trasnportasi umum khususnya bus hanya menyumbang 12 persen dari arus lalu lintas. Kabarnya pemerintah akan meningkatkannya menjadi 50 persen pada 2030 plus akan dibangun dua jalur kereta api di ibu kota.

Rencana tersebut juga menimbulkan polemik, banyak yang menentang terutama bagi orang-orang yang mengandalkan sepeda motor sebagai moda transportasi terjangkau. Hal ini juga dapat berdampak serius pada industri sepeda motor global.

Vietnam sendiri merupakan pasar sepeda motor terbesar keempat di dunia, seperti Honda, Yamaha dan Piaggio, yang masing-masing punya kontribusi cukup signifikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here