Pakai Vespa Tua, La Nyalla Daftar Cagub ke Partai Demokrat

0
521

Liputan1.com-Pakai Vespa Tua, La Nyalla Daftar Cagub ke Partai Demokrat

Hal yang unik dilakukan Ketua Kamar dan Dagang Industri (Kadin) Jatim, La Nyalla Mattalitti yang telah memastikan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2018. Kepastian itu ditunjukkan dengan mendaftar sebagai bakal calon gubernur (bacagub) ke DPD Partai Demokrat Jatim, Senin (17/7).

“Ya, saya pasti mendaftar ke Partai Demokrat Jatim, Senin siang besok. Saya mengambil formulir pendaftaran sebagai cagub dan bukan cawagub,” kata La Nyalla kepada wartawan di Surabaya, Minggu (16/7).

La Nyalla mendaftar ke kantor DPD Partai Demokrat Jatim tidak sendirian. Berangkat dari kediamannya, Nyalla diantar sekitar 500 pendukung setianya. Antara lain, kader Pemuda Pancasila (PP) Kadin Jatim, Srikandi PP, Gapeknas, elemen sepeda ontel dan komunitas Vespa.

Pawai tradisional ini, menggunakan kendaraan Vespa dan sepeda ontel. “Berangkat dari rumah, saya naik kendaraan Vespa lama yang pernah saya pakai tahun 1989. Sampai sekarang kondisinya masih bagus,” tambahnya.

Dia belum tahu persis apakah cukup mengambil formulir pendaftaran atau langsung mengembalikannya. Sebab, untuk mengembalikan formulir harus dilengkapi dengan persyaratan. Ada 19 item persyaratan yang harus dipatuhi oleh para bacagub dan bacawagub dari Partai Demokrat.

“Kalau memang bisa langsung dikembalikan, kenapa tidak. Jika sekiranya persyaratannya masih kurang lengkap bisa disusulkan di kemudian hari,” ujarnya sambil menanyakan apa saja syarat yang harus dipenuhi oleh bacagub dan bacawagub.

Meski bersaing dengan Saifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa di Pilkada Jatim nanti, La Nyalla yakin bisa menang dan terpilih menjadi gubernur periode 2019-2024. “Masalahnya kedua bacagub itu kurang paham ekonomi. Yang diurus cuma masalah sosial,” ungkapnya.

Jika resmi menjadi calon gubernur, La Nyalla mengaku sudah punya pendamping yang bisa diajak bekerja sama membangun Jatim. Kedua cagub yang akan digandengnya nanti adalah Bupati Banyuwangi, Azwar Anas dan Bupati Trenggalek Emil Dardak. “Yang pertama Anas dan kedua Emil,” cetusnya.

Sebaliknya jika tidak ada partai politik yang mengusung, La Nyalla tidak mempersoalkan. Dia tetap maju melalui jalur independen. “Saya tetap maju. Yang menyiapkan saya menjadi cagub independen itu justru dari pendukung saya,” tandasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here