Kemenpar Gandeng AirAsia Singapura Promosi Wonderful Indonesia

0
419
Istimewa
LIPUTAN1.COM, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan kerja sama kampanye pemasaran terintegrasi dengan maskapai AirAsia. Kampanye ini, merupakan kolaborasi kedua kalinya antara kementerian di bawah komando Arief Yahya itu dengan maskapai berbiaya hemat di Singapura tersebut.
CEO AirAsia Singapore Logan Velaitham mengatakan, kerjasama ini bertujuan untuk mempromosikan keindahan Indonesia di seluruh destinasi-destinasi unggulan yang ada di Indonesia. Logan mengaku senang dapat menjadi maskapai berbiaya hemat pertama di Singapura yang bekerja sama dengan Kemenpar.
“Indonesia menawarkan banyak sekali panorama alam yang indah juga kekayaan flora dan fauna, dan kolaborasi ini akan semakin memperkuat komitmen kami untuk mempromosikan ‘Wonderful Indonesia’ di Singapura,” ujar Logan.
Bagi penumpang yang ingin menjelajahi Indonesia lebih jauh lagi, AirAsia juga menghubungkan Singapura ke destinasi-destinasi lain di Indonesia, yaitu Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Solo, Pontianak, Lombok dan Makassar.
“Dengan beragamnya obyek wisata yang ditawarkan, tidak ada rekanan kerjasama yang lebih cocok bagi kami selain Kemenpar yang dengan pemahamannya memungkinkan kami untuk menjelajahi potensi pariwisata Indonesia lebih dalam. Kami bangga berkesempatan untuk mendukung program pariwisata Indonesia dengan target 20 juta wisatawan asing pada tahun 2019,” tutur Logan.
AirAsia saat ini menghubungkan Singapura dengan 5 destinasi menarik di Indonesia dengan penerbangan langsung ke Jakarta, Yogyakarta, Bali, Semarang dan Bandung, dengan total penerbangan sebanyak 77 kali per minggu, tertinggi di antara maskapai berbiaya hemat lain di wilayah Asean.
Staf Khusus Menteri Bidang Infrastruktur Pariwisata Kemenpar Judi Rifajantoro mengatakan, berpromosi dan bekerjsama dengan AirAsia.com merupakan salah satu cara termudah untuk menjamin jutaan mata iklan karena dapat menargetkan pelanggan berdasarkan negara asal mereka dengan 23 negara dalam 13 bahasa.
“Tujuannya membangun brand awareness dengan homepage dan menjalankan iklan pada situs skycraper advertising. Selain itu, Meningkatkan branding Wonderful Indonesia melalui marketing plan AirAsia dan mempromosikan destinasi Indonesia,” ujar Judi.
Judi menilai apa yang dilakukan pihaknya ini sesuai target dengan coverage penerbangan AirAsia terutama di originasi Singapura. Serta meningkatkan jumlah kunjungan wisman terutama di originasi Singapura.
”Salah satunya melalui penjualan air ticket AirAsia dan paket wisata,” papar Judi Rifa. Dalam kerjasama ini, terang Judi Rifa, Kemenpar menganggarkan 50% dari biaya placement pada media yang diusulkan oleh AirAsia. Berkoordinasi dengan pihak AirAsia dalam finalisasi desain yang akan digunakan. Juga mengadakan launching atau press gathering pada awal kerjasama dengan memfasilitasi komponen sewa tempat, dekorasi, pertunjukan kesenian Indonesia, dan souvenir.
“Juga mengadakan program direct selling atau consumer selling di beberapa lokasi yang disepakati dengan komponen yang difasilitasi oleh Kemenpar berupa sewa tempat, dekorasi, pertunjukan kesenian Indonesia, souvenir,” tambah Judi Rifa.
Sebagai kontraprestasi, AirAsia berkomitmen meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia pada periode kerjasama berlangsung, dengan memonitor dan melaporkan perbandingan jumlah pengunjung pada periode tersebut dan di luar periode tersebut.
Menurut data kedatangan wisatawan mancanegara yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Indonesia, wisatawan asal Singapura secara konsisten menduduki peringkat pertama untuk jumlah kedatangan turis mancanegara di Indonesia.
Data dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menunjukkan bahwa sebanyak lebih dari 745,000 turis dari Singapura mengunjungi Indonesia pada semester pertama tahun 2017.
Seperti diketahui, Kemenpar terus berjuang dalam meningkatkan wisatawan ke tanah air. Menteri Pariwisata Arief Yahya menetapkan top 3 program; diantaranya digital tourism, homestay desa wisata dan konektivitas udara yang harus dilaksanakan tahun ini dalam mewujudkan target pariwisata 2017. Yakni 15 juta wisman dan 265 juta pergerakan wisnus di Tanah Air kemudian akan meningkat menjadi 20 juta wisman dan 275 juta pergerakan wisnus pada 2019 mendatang.
“Sekitar 80% kedatangan wisman ke Indonesia menggunakan moda transportasi udara sehingga tersedianya seat pesawat (seat capacity) yang cukup menjadi kunci untuk mencapai target 2017 hingga 2019 mendatang, terima kasih kepada AirAsia untuk komitmen kerjasama ini,” kata Menpar Arief Yahya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here