Phinisi Wonderful Indonesia Siap ‘Berlayar’ di MITM Penang

0
287
Istimewa
LIPUTAN1.COM, PENANG – Kapal Phinisi bakal kembali ‘berlayar’ di pameran pariwisata mancanegara. Setelah pameran pariwisata terbesar dunia ITB Berlin dan pameran pariwisata terbesar Asia Pasifik PATA Travel Mart, pada 8-9 Juli 2017 nanti, giliran Malaysia International Travel Mart (MITM) Penang, Malaysia, yang siap ‘dilayari’ Phinisi Wonderful Indonesia.
Pesona Phinisi tadi, akan ditebar di Concourse Area, SPICE Arena – Penang,  di tengah 300 booth exhibitor TA/TO, Airlines dan National Toursim Organizations (NTOs).
Dari waktu ke waktu, design booth Wonderful Indonesia di berbagai pameran berskala global memang selalu menggunakan replika Kapal Phinisi. Pilihannya dirasa sangat pas lantaran design kapalnya sangat eye cathing. Runcing di depan dan tumpul di belakang dengan dihiasi beberapa tiang yang tinggi menjulang.
Di dalamnya juga ada tangga untuk membentangkan layar dan tali temali yang rapi. Tampilannya gampang diingat.
“Phinisi itu sudah mendunia. Pelaut-pelaut Bugis sudah menjelajah dunia dengan Phinisi. Dari Asia, Afrika, Australia, Amerika, Eropa pernah dijelajahi pelaut kita dengan Phinisi. Dan, kapal model ini khas Indonesia, bisa mewakili identitas Indonesia. Karena itu kami konsisten menggunakan desain ini di semua travel market besar dunia,” jelas Arief Yahya, Menpar RI, Rabu (5/7).
Identitas sebagai bangsa maritim dan negara kepulauan terbesar di dunia juga terwakilkan dengan tampilan Kapal Phinisi. Sangat pas dengan visi Presiden Jokowi yang menampatkan maritim sebagai satu dari lima prioritas pembangunan. “Selain, Infrastrukture, pangan, energi, pariwisata, adalah maritim,” jelas mantan Dirut Telkom itu.
Bila ditarik ke pariwisata, Kapal Phinisi juga sangat nyambung. Tengok saja 10 Destinasi prioritas yang bakal disulap menjadi ’10 Bali Baru’. Tujuh di antaranya adalah wisata bahari. Daya pikatnya adalah maritim. “Itu semakin menguatkan, mengapa Phinisi selalu menjadi ikon dalam travel market! Potensi bahari kita luar biasa,” jelas dia.
Ke-7 destinasi prioritas yang bahari itu adalah Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu Jakarta, Mandalika Lombok NTB, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra, dan Morotai Maltara.
Belum lagi potensi wisata bahari yang tidak ada dalam list tadi. Ada Raja Ampat Papua yang terpilih menjadi best snorklling site terbaik dunia 2015 versi CNN. Ada juga Bunaken-Lembeh Sulut, Derawan Kaltim-Kaltara, Anambas, Natuna, Banda-Ambon, dan lainnya.
“Menghadirkan kembali Wonderful Indonesia dalam kekuatan keindahan bahari, dan rumah adat di pavilliun Merah Putih di MITM Penang Malaysia itu menjadi sangat strategis. Ada filisofinya, ada sejarahnya, ada estetikanya, dan ada spirit membangun bahari melalui pintu pariwisata,” ungkap Arief Yahya.
Lantas mengapa Wonderful Indonesia terlihat ngotot di Penang, Malaysia? Alasan pertama, Malaysia adalah musuh emosional Wonderful Indonesia. “Dalam ilmu marketing, kita harus punya ‘musuh’. Musuh itulah yang harus kita kalahkan,” ucapnya.
Nomor duanya, Malaysia ada di posisi top 3 kunjungan wisman terbesar di 2016. Total kunjungan sepanjang 2016 mencapai 1.225.458 wisman. Dan di 2017 ini, Kemenpar menargetkan wisman Malaysia sebesar 1.546.000 kunjungan dari total target 15 juta kunjungan dari seluruh pasar mancanegara.
“Di MITM nanti kami membidik Chinese market Malaysia terutama wilayah Penang,” timpal Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gde Pitana yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Rizki Handayani Mustafa.
Seluruh TA/TO papan atas Indonesia, maskapai, hotel dan resort hingga website yang fokus pada look, book dan pay, ikut diboyong ke Penang. Ada Selecta Jawa Timur, PT Wonderful Indonesia Sumatera Utara, AirAsia Indonesia, BAIO Hotels & Resort Bali, MG Destinations Yogyakarta, ATA Destinasi Asia Yogyakarta, Batam View Beach Resort Kepri, Simalem Resort Sumut, Le Polonia Sumut situs look, book and pay, triponyu.com Jawa Tengah dan Onent Express Tour Jawa Timur yang bakal ikut membantu memasarkan destinasi wisata Indonesia di pasar Malaysia nanti.
“Tahun ini Indonesia menampilkan paviliun seluas 62,5 sqm. Lokasi paviliun Indonesia pada tahun ini jauh lebih baik dan lebih strategis dengan ceiling yang lebih tinggi sehingga kontruksi maupun dekorasi booth tampak lebih megah, dan area publik di depan booth yang lebih luas sehingga promosi Indonesia dapat lebih menonjol khususnya untuk aktivitas cultural performance, games, kuis, dan lain-lain,” tambah Pitana.
Program acara di paviliun Indonesia antara lain B to C (Consumer Show) oleh industri pariwisata Indonesia, pelayanan informasi pariwisata Indonesia, pendistribusian bahan promosi,spa corner, demo/workshop, virtual reality video 360º, minuman khas Indonesia & refreshment corner, games & quiz interaktif, gift redemption, serta pertunjukan kesenian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here