Ikuti WSC 2017 Tingkat Asia di Hanoi, Vea Siap Tampilkan Wonderful Indonesia

0
559
Ikuti WSC 2017 Tingkat Asia di Hanoi, Vea Siap Tampilkan Wonderful Indonesia

Liputan1.com-Ikuti WSC 2017 Tingkat Asia di Hanoi, Vea Siap Tampilkan Wonderful Indonesia

Pelajar putri kelas 7 asal Sekolah Victory Plus (SVP), Kemang Pratama, Kota Bekasi yang bernama lengkap Marvella Mutiara ini  berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam debat bahasa Inggris.

Usai mengikuti babak penyisihan di Jakarta Round akhir bulan lalu, Hasi, Vea, panggilan Marvella Mutiara akan mengikuti World Scholar Cup (WSC) 2017 tingkat Asia yang akan berlangsung di National Convention Centre Hanoi, Vietnam, 25-30 Juni.

Selain di Hanoi, ajang tersebut juga akan berlangsung di Durban Round di Ridge Park College, Cape Town Afrika, 8-9 Juli dan Limpopo Round, Afrika Selatan, di Mitchell House, 10-11 Juli dan Megaron Athens International Conference Centre, Athena, Yunani, 18-23 Juli.

Dan jika lolos di Hanoi, maka berlanjut di WSC tingkat dunia di Tournament of Champions di Yale University, AS, 10-13 November 2017 mendatang

WSC 2017 di Hanoi sendiri akan diikuti lebih dari 3000 peserta dari 50 negara di Asia. Untuk tahun 2017 ini digelar mulai 26 Juni-1 Juli di National Convention Centre, Hanoi, Vietnam. WSC juga ada tingkat junior grade 7-9 dan senior grade 10-12

SVP sendiri, selain Vea, juga diwakili   21 siswa, yang senior ikut grade 10-12 ada 11 orang dan yunior grade 7-9 ada 10 siswa. Ke-21 siswa ini akan didampingi guru pendamping, yakni Fenty, Neni dan Hendriadi. “Saya doakan Wea dan teman-temannya meraih sukses. Saya juga dorong Vea untuk terus meningkatkan persiapannya termasuk tentang masalah-masalah yang aktual,” ujar Alexandra Aprilina, ibunda Vea

Alexandra menambahkan, Dalam World Scholars Cup ini nanti terdapat empat kriteria lomba. Selain debat dalam Bahasa Inggris per team/grup, juga ada writing collaboration, scholar’s bowl danscholar’s challenge.

Bahkan ada kesempatan unik yang dinamakan talent show. Sehingga, para peserta dapat menujukkan keahlian dan bakatnya

“Talent Show semua bebas saja mendaftar meski dipilih karena waktunya juga terbatas. Tapi memang diharapkan menampilkan ciri khas dan budaya dari negaranya. Vea terpilih untuk menunjukkan keahliannya dalam menari. Ia akan menarikan tari tradisional Bali Kebyar Duduk untuk memamerkan Wonderful Indonesia,” jelasnya.

Vea sendiri, imbuh Alexandra, kini sudah menguasai delapan tarian Bali. Sehingga saya yakin dia mampu tampil membanggakan negaranya. “Rencananya, saya akan ikut mendampingi karena pernak-pernik, dandan dan persiapan untuk tarian Bali sangat banyak dan bervariasi’.

Lebih jauh dipaparkan Alexandra, Tari Kebyar Duduk merupakan bentuk tari tunggal yang berasal dari Bali. Tari Kebyar Duduk mempunyai keunikan dalam gerak, iringan, dan busana tarinya.

Gerak tari yang dilakukan dengan posisi sulit, yaitu setengah jongkok terlihat unik ketika penari dapat bergerak melangkah atau berpindah tempat dengan cepat. Penari menggerakkan kipas dengan lincah sambil melirik dan tersenyum menawan.

Vea sendiri sangat surprise dan tidak menyangka mendapatkan kesempatan menari dihadapan 3000 peserta WSC 2017 di Hanoi nanti

“Wow..amazing..Ini keikutsertaan saya pertama kali di WSC. Targetnya, mencari pengalaman dan bangga bisa tampil di talent show untuk menunjukkan indahnya Indonesia lewat tarian,” tutup Vea.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here