Pelaku Penembak Mati Davidson di Pom Bensin itu Sudah 23 Kali Merampok

0
827
Aduh, Kawanan Perampok Davidson Ternyata Berjumlah 11 Orang

Liputan1.com-Pelaku Penembak Mati Davidson di Pom Bensin itu Sudah 23 Kali Merampok

Saat ini polisi masih memburu otak pelaku sekaligus kapten yang menembak mati bos Koperasi Mitra Makmur Mandiri Davidson Tantono (30) sebelum menggondol harta Rp300 juta yang baru diambil korban dari bank.

Saat ini, empat orang telah ditangkap dengan satu orang ditembak mati karena melawan petugas saat dilakukan pengembangan. Kawanan perampok yang dikenal sadis ini diperkirakan lebih dari lima orang dengan tugas berbeda-beda saat beraksi.

Ada pun empat orang yang telah ditangkap ini yakni, DTK, asal Lampung, berperan sabagai mata-mata di dalam bank dan mencari sasaran korban, IR, asal Jawa Tengah, berperan penggambar dan mata-mata di dalam bank memilih Davidson Tantono sebagai calon korban sekaligus wakil eksekutor dan pembagi hasil kejahatan, TP, asal Lampung, berperan penggembos ban dengan cara meletakkan batang besi payung ke ban mobil korban, dan M, asal Lampung, berperan sebagai penghambat dengan menggunakan mobil jika ada warga yang mengejar eksekutor.

“Kan banyak jaringannya. Ada yang kelompok itu antara lima sampai sepuluh orang. Ini masih kami pilah-pilah ya, nanti dari keterangan pelaku akan kami dalami,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat, (16/6).

Kawanan ini beraksi tidak hanya di Jakarta, meski selalu berpindah-pindah lokasi namun selalu menggunakan modus yang sama saat beraksi yakni gembos ban. Hasil selalu dibagi dengan besaran yang berbeda sesuai peran dan jabatan dalam kelompok tersebut, semua diatur oleh sang ‘kapten’.

Dalam catatan polisi kelompok rampok sadis ini sudah beraksi 23 kali di lokasi yang berbeda dengan kurun waktu tiga bulan terahir.

“Selain merampok di Cengkareng (kasus Davidson Tantono) pelaku sudah melakukan pencurian kurang lebih 23 tempat kejadian yang dilakukan sejak April 2017 hingga Juni 2017,” kata Argo , Sabtu, (17/6).

Adapun lokasi dan hasil kejahatan kelompok ini yakni:

1. Tangerang Rp60 juta

2. Caringin Cidahu Rp60 juta

3. Cirebon Rp10 juta

4. Rawa Buaya, Jakarta Barat Rp40 juta

5. Pesing, Jakarta Barat Rp60 juta

6. Bekasi, Jawa Barat Rp800 ribu

7. Pemda Bogor Rp60 juta

8. Kampung Melayu, Jaktim Rp60 juta

9. Cidahu Rp31 juta

10. Cirebob Rp60 juta

11. Kali Jodo, Jakarta Barat Rp80 juta

12. Cengkareng, Jakarta Barar Rp20 juta

13. Taman Topi, Bogor Rp40 juta

14. Ciawi Rp60 juta

15. Ciluwer Rp30 juta

16. Kampung Melayu, Jaktim, Rp50 juta

17. Pasar Minggu Rp70 juta

18. Kalibata Rp30 juta

19. Tangerang/Poris Rp20 juta

20. Kedung Halang Rp100 juta

21. Kali Malang Rp50 juta

22. Cikarang Rp150 juta

23. Indovision, Jakarta Barat Rp100 juta.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria tewas dengan kepala tertembak di SPBU 34-11712 Jalan Daan Mogot, KM 12, Cengkareng, Jakarta Barat. Pria itu bernama Davidson Tantono, warga Tangerang, Banten. Ia tewas bersimpah darah setelah ditembak perampok saat mempertahankan uang Rp300 juta yang baru saja ia ambil dari bank untuk nasabahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here