Yes, Festival Layang-layang Sanur Kembali Digelar 22-23 Juli

0
1638
Yes, Festival Layang-layang Sanur Kembali Digelar 22-23 Juli

Bolanasional.co-Yes, Festival Layang-layang Sanur Kembali Digelar 22-23 Juli

Pulau Dewata tak pernah habis menyuguhkan atraksi untuk menarik wisatawan datang ke Bali. Buktinya, Pemerintah Kota Denpasar akan menyelenggarakan Festival Layang-layang Sanur, yang akan digelar pada 22-23 Juli 2017 mendatang. Dalam perlombaan tahunan yang digelar untuk memikat wisatawan tersebut, panitia menetapkan dua syarat bagi peserta yang ingin ikut serta tahun ini.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Ketua Panitia lomba layang-layang Kadek Suprapta Meranggi Desa Sanur menuturkan, terdapat dua syarat layang-layang yang boleh ikut dalam lomba, pertama harus memiliki teknologi bongkar pasang (knockdown) serta yang kedua harus ramah lingkungan.

“Belajar dari pengalaman sebelumnya lomba layang-layang yang selama ini telah dilaksankan sering menimbulkan keluhan masyarakat, terutama kemacetan lalu lintas. Untuk itu Desa Sanur yang menggelar lomba layang-layang memadukan dengan teknologi yang berbasis layangan knockdown,” ujar Kadek Suprapta.

Sementara itu, syarat ramah lingkungan yang dikehendaki panitia, harus diterjemahkan peserta untuk tidak meninggalkan sampah di area lomba. Panitia telah menggandeng LSM Malu Dong untuk diajak melakukan sosialisasi dalam menjaga kebersihan di tempat lomba tersebut.

“Hal ini juga untuk menghilangkan kesan lomba layang-layang tidak selalu menimbulkan kemacetan. Disamping itu untuk lomba layang-layang yang dilaksankan harus rama lingkungan. Diperkirakan mencapai 1.800 peserta yang akan mengikuti festival kali ini,” ujarnya.

Lomba layang-layang merupakan salah satu kegiatan besar yang sangat menarik karena memiliki keunikan budaya yang sama seperti Pesta Kesenian Bali. Karena dalam lomba layang-layang yang dilaksanakan menampilkan berbagai jenis layang-layang.

“Lomba layang-layang yang dilaksanakan merupakan kegiatan besar sehingga menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan. Layang-layang dilombakan yakni jenis Bebean, Janggan, Pecukan dan kreasi,” katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi terhadap lomba layang yang akan dilaksanakan bulan Juli bersamaan dengan Pesta Kesenian Bali. Ia berharapa lomba layang yang telah menjadi event tahunan  selain sebagai atraksi pariwisata juga menjadi pelestarian budaya. “Kami harapkan lomba layang-layang yang dilaksanakan menjadi salah satu atraksi wisata yang telah ada selama ini,” ujarnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik Festival Layang-layang Sanur itu. Festival layang-layang itu sangat menarik karena ketika diterbangkan, maka banyak orang bisa melihatnya di langit. Tidak hanya duduk di lokasi penerbangan layang-layang. Pria asli Banyuwangi itu mengatakan, jangan membayangkan desain layang-layang sekarang seperti zaman 30-40 tahun silam, seperti yang digambarkan oleh lagu anak-anak “Ku Ambil Buluh Sebatang, Kupotong Sama Panjang”. Layang-layang saat ini semakin sempurna dengan beragam desain yang unik dan indah di udara. “Juga tidak cukup diterbangkan oleh satu orang saja. Karena itu, biasanya digelar di pantai yang luas, dengan angin yang cukup kuat,” jelas Arief Yahya.

Seperti diketahui, Bali menjadi destinasi wisata yang paling rajin membuat sensasi atraksi dengan Festival Layang Layang. Biasanya digelar di Pantai Sanur, Padang Galak, Pantai Mertasari dan Pantai Karangdadi. Bulan Juli-Agustus ini biasanya anginnya sedang bagus-bagusnya untuk membuat festival layang-layang. “,Selamat Berlomba, Salam Wonderful Indonesia,” kata Arief Yahya Menteri Pariwisata RI.(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here