Masyarakat Puas Kinerja Pemerintahan Jokowi

0
458
Istimewa

Liputan1.com-Masyarakat Puas Kinerja Pemerintahan Jokowi

Tingkat Kepuasan Masyarakat kepada Presiden Joko Widodo ternyata masih tinggi. Salah satu indikatornya, mayoritas responden yang disurvei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengaku puas denga kinerja pemerintahan Jokowi-JK.

Masyarakat yang merasa puas dengan kinerja Presiden Jokowi sebanyak 67 persen dan 9 persen merasa sangat puas serta 58 persen cukup puas. Sedangkan masyarakat yang kurang puas hanya 29 persen, tidak puas sama sekali 2 persen, dan tidak menjawab atau tidak tahu sebanyak 2 persen.

“Persepsi masyarakat mengatakan 67 persen puas dengan kinerja Presiden. Ini kan lebih dari mayoritas, yang mengatakan kurang puas ada 31 persen, sebagian masyarakat kita menilai kinerja Presiden memuaskan,” ujar Djayadi Hanan, peneliti SMRC, di Jalan Cisadane Nomor 8, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (8/6).

Djayadi mengatakan faktor yang membuat masih tingginya kepercayaan dan kepuasan publik terhadap Presiden Jokowi adalah karena keyakinan terhadap kepemimpinannya yang mumpuni. Keyakinan publik soal kepemimpinan  Jokowi mencapai 68 persen, dengan masyarakat yang cukup yakin sebanyak 57 persen dan yang sangat yakin sebanyak 11 persen.

“Kita ukur bagaimana keyakinan kemampuan Jokowi memimpin, ada 68 persen masyarakat yakin, sangat yakin kemampuan Presiden Jokowi dalam memimpin. Masyarakat sebagian besar yakin, ini menunjukkan salah satu tanda walaupun itu disebut pilkada nasional, tapi itu tidak mempengaruhi peta kondisi masyarakat nasional,” ujarnya.

SMRC juga melakukan survei top of mind, jika pemilihan presiden dilaksanakan hari ini, siapakah yang akan dipilih masyarakat. Dalam hal ini Jokowi unggul dengan 34,1 persen.

“Yang lebih terlihat lagi pemilihan terhadap presiden. Elektabilitas itu kita tanyakan siapa yang akan Anda pilih kalau pilpresnya diadakan hari ini, Jokowi 34,1 persen top of mind, jadi siapa yang dipilih kembali oleh masyarakat. Sedangkan Prabowo 17,2 persen, dan di urutan ketiga SBY dengan 1,9 persen,” jelasnya.

Menurutnya, dukungan kepada Jokowi dan Prabowo Subianto sama-sama mengalami kenaikan, hal ini tentu tidak dipengaruhi oleh Pilkada DKI yang sempat membuat ramai khalayak masyarakat.

“Dukungan kepada dua orang ini dari segi top of mind malah naik, tingkat kenaikan sama, kalau pilkada berpengaruh dugaan kita negatif pada Jokowi, ada positif buat Pak Prabowo, kalaupun ada faktor Pilkada DKI, itu malah positif bagi keduanya,” tuturnya.

Survei ini dilakukan pada 14 Mei hingga 20 Mei 2017 dengan total 1.500 responden dengan kriteria berusia 17 tahun ke atas. Margin of error penelitian tersebut sebesar plus-minus 2,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here