La Nyalla Siap Tantang Gus Ipul

0
616
MA Tolak Kasasi Jaksa, Akhir Cerita Dana Hibah Jatim

Liputan1.com-La Nyalla Siap Tantang Gus Ipul

Wacana calon tunggal di Pilgub Jatim 2018 mendatang dinilai kurang sesuai dengan iklim demokrasi yang tengah berkembang dengan baik. Terlebih, masih banyak tokoh di Jatim yang pantas dan layak tampil dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Salah satu di antara tokoh yang layak maju menjadi penantang Wagub Jatim Saifullah Yusuf di Pilgub Jatim mendatang adalah Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti. Pengamat politik Mochtar W. Oetomo pun menilai sosok La Nyalla bisa menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat dan partai politik.

“Saya rasa itu wajar saja, dengan modal sosial dan politik yang dia miliki selama ini, pantas jika kemudian La Nyalla berniat ikut running dalam Pilgub Jatim,” ujar dosen di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini, Minggu (4/6/2017).

Ia menerangkan, La Nyalla perlu “mengukur baju” dulu melalui survei. Pasalnya, selama ini nama La Nyalla tidak masuk dalam bursa Bacagub dan Bacawagub yang dilakukan beberapa lembaga survei yang pernah dipublish.

“Tapi dengan ketokohannya selama ini saya rasa La Nyalla punya modal popularitas dan akseptabilitas yang bisa dikembangkan untuk memperoleh elektabilitas,” dalih Mochtar.

Diakui Moechtar, saat ini tidak bisa dipungkiri untuk posisi calon gubernur, kans La Nyalla sangat berat. Namun jika untuk calon wakil gubernur lebih besar potensinya. “Masih butuh kerja keras. Popularitas barangkali mencukupi. Tapi untuk bisa dipilih, popularitas saja tidak cukup, mesti naik menuju akseptabel, disukai, didukung,” ungkapnya.

Safari Ramadan yang dilakukan La Nyalla Academia selama ini hanya mampu mendongkrak popularitas. Namun itu belum cukup untuk mendongkrak akseptabilitas, apalagi elektabilitas. Safari Ramadan dinilai sudah jamak dilakukan tokoh-tokoh lain, sehingga dari sisi politis kurang memiliki nilai lebih.

Untuk itulah, lanjut Moechtar, perlu melakukan survei kebutuhan, keperluan dan kepentingan publik untuk dijadikan bekal bagi penyusunan program aksi pemenangannya. “Harus sesuai kebutuhan dan keperluan publik, bukan sesuai dengan keperluan dan kebutuhan tim sukses. Ingat, pemilih sesungguhnya adalah publik bukan tim sukses. Tugas tim sukses adalah membuat publik memilih calonnya,” imbuhnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Ketua MPW Pemuda Pancasila Jatim La Nyalla Mattalitti mengakui memang bersedia tampil di Pilgub Jatim. Ia mengatakan pada tahun 2018 mendatang jangan sampai hanya ada satu calon. “Kalau memang benar ada satu calon itu pertanda kemunduran demokrasi di Jatim,” tegas La Nyalla.

Kesiapan La Nyalla untuk maju bukan tidak beralasan. Ia mengaku sebenarnya juga sudah banyak didukung agar maju pilgub, namun belum bisa manyatakan kebersediaannya. Kini akhirnya ia menandaskan siap menjadi kompetitor Gus Ipul di pilgub tahun depan.

Kendati demikian, La Nyalla merasa masih banyak tokoh lain yang punya potensi menjadi gubernur maupun wakil gubernur Jatim periode 2018-2023. “Jawa Timur tidak hanya punya Gus Ipul. Masih banyak tokoh lain yang berpotensi di pilgub,” ujar alumnus Universitas Brawijaya Malang ini.

Terkait target yang diincar, La Nyalla belum bisa memastikan karena segala kemungkinanya masih terbuka lebar. Kemungkinan calon gubernur maupun wakil gubernur, masih harus ditunggu perkembangannya. “Bisa saja saya bergandeng dengan Gus Ipul. Tetapi Gus Ipul tidak mau bergandengan dengan saya,” tegasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here