Pelaku Pembakar Resort World Manila Tewas Bunuh Diri

0
415
Pelaku Pembakar Resort World Manila Tewas Bunuh Diri

Liputan1.com-Pelaku Pembakar Resort World Manila Tewas Bunuh Diri

Aksi perampokan menggunakan senjata api terjadi di Hotel Resorts World Manila, Ibu Kota Manila, Filipina, Jumat (2/6) dini hari waktu setempat. Namun, pelaku gagal menggasak harta benda dan malah memilih bunuh diri.

Menurut laporan dilansir dari laman Reuters, pelaku mengenakan topeng merangsek masuk ke hotel sekitar pukul 01.30. Dia lantas menuju lantai dua dan masuk ke kasino serta tempat berbelanja dan mulai melepaskan tembakan. Dia mencoba merampok beberapa penjudi sedang berada di sana. Menurut Direktur Operasional Resorts World Manila, Steven James Riley, pelaku diketahui cuma satu.

Sempat beredar dugaan kalau aksi itu buat menciptakan teror. Namun, Kepala Kepolisian Nasional Filipina, Ronald dela Rosa, membantahnya. Dia menyatakan jasad pelaku ditemukan saat fajar di sebuah kamar hotel. Kebetulan lokasi penginapan itu berada dekat Bandara Internasional Ninoy Aquino dan pangkalan Angkatan Udara Filipina.

“Dia bunuh diri dengan cara membakar diri di kamar hotel 510. Dia tidur di ranjang kemudian menutupi tubuh dengan selimut dan mengguyurkan bahan bakar,” kata dela Rosa.

Karena keadaan panik, sekitar 54 pengunjung mengalami luka-luka. Bahkan seorang petugas keamanan sampai tidak sengaja menembak diri sendiri. Namun lukanya tidak fatal.

Menurut dela Rosa, insiden itu diyakini murni perampokan karena pelaku tidak menyakiti siapapun dan langsung menuju ke ruang penyimpanan keping judi. Pelaku juga sempat menembak sebuah televisi layar lebar dan membakar sebuah meja.

Menurut petugas gawat darurat Rumah Sakit San Juan de Dios, Jeri Ann Santiago, kebanyakan pengunjung mengalami sesak napas akibat menghirup asap. Bahkan seorang pengunjung dikabarkan tewas akibat kesulitan bernapas. Beberapa ada yang mengalami patah tulang dan retak.

“Tidak ada yang mengalami luka tembak,” kata Ann.

Keping judi diambil pelaku senilai USD 2,27 juta atau setara PHP 113 juta berhasil disita. Polisi menyatakan masyarakat tidak perlu panik karena kejadian itu bukan aksi teror.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here