Ini Tujuh Warga Indonesia yang Terlibat Terorisme di Marawi, Mindanao

0
611
Government troops are seen during an assault on insurgents from the so-called Maute group, who have taken over large parts of Marawi City, in Marawi City, southern Philippines May 25, 2017. REUTERS/Romeo Ranoco TPX IMAGES OF THE DAY *** Local Caption *** Pasukan pemerintah terlihat saat melakukan serangan terhadap pemberontak dari kelompok Maute, yang telah mengambil alih sebagian besar kota Marawi, di kota Marawi, selatan Filipina, Kamis (25/5). ANTARA FOTO/REUTERS/Romeo Ranoco/cfo/17

Liputan1.com-Ini Tujuh Warga Indonesia yang Terlibat Terorisme di Marawi, Mindanao

Kepolisian Filipina telah mengeluarkan daftar tujuh WNI yang diduga terlibat jaringan terorisme di Kota Marawi, Mindanao.

“Kepolisian Filipina melaporkan ada tujuh WNI yang patut diduga terlibat dalam penyerangan terhadap Kota Marawi, Filipina,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Martinus Sitompul, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Ia mengatakan otoritas Filipina melalui Kepolisian Nasional Filipina (PNP) merilis tujuh WNI yang diduga terlibat jaringan terorisme di Kota Marawi, Filipina.

Nama-nama ini kemudian diserahkan kepada Atase Kepolisian di Manila yang selanjutnya diserahkan ke Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri.

Berikut tujuh nama WNI yang terlibat jaringan terorisme di Marawi :

1. Al Ikhwan Yushel, Palembayan, 01 November 1991 No. Passport : A7985472. Berangkat ke Filipina tanggal 28 Maret 2017

2. Yayat Hidayat Tarli, Kuningan, 25 April 1986 No Passpor : B 4422742. Berangkat ke Filipina pada 15 April 2017 bersama Anggara Suprayogi

3. Anggara Suprayogi, Tangerang, 26 Desember 1984 No Passpor : B 4885536 NIK 3571092612840004 Jl. Lokapala III/21 rt 04 rw 08 kel. Cibodas kec. Cibodas Tangerang. Berangkat ke Filipina pada tanggal 15 April 2017 bersama Yayat Hidayat Tarli

4. Yoki Pratama Windyarto, Banjarnegara, 17 September 1995 No Passpor B 5743781. Berangkat ke Filipina tanggal 4 Maret 2017

5. Moch. Jaelani Firdaus, Bekasi, 17 Mei 1991 NIK. 3673021705910008 Komp. Taman Angsoka permai RT/RW :003/003, Kel Kasimen, Serang, Banten. Berangkat ke Filipina tanggal 7 Maret 2017

6. Muhamad Gufron, Serang, 20 Oktober 1993 No Passpor: A 9265977 Berangkat ke Filipina tanggal 7 Maret 2017

7. Muhammad Ilham Syahputra, Medan, 29 Juli 1995 No Passpor: A 9291582. Berangkat ke Filipina pada 29 November 2016.

“Saudara Muhammad Ilham Syahputra diduga telah tewas dalam pertempuran di Marawi. Tapi sampai sekarang belum ditemukan jasadnya,” kata Martinus.

Menurut dia, ketujuh WNI tersebut masuk ke Filipina secara legal.

Kendati demikian, keberadaan para WNI tersebut apakah masih di Marawi atau tidak hingga saat ini belum diketahui. “Keberadaan mereka masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut,” katanya.

Sumber : Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here