Ini Kementerian yang Memiliki Laporan Keuangan Terburuk

0
503
Istimewa

Liputan1.com– Kementerian yang Memiliki Laporan Keuangan Terburuk

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan adanya empat kementerian dan lembaga (KL) yang laporan keuangannya terburuk. Laporan keuangan terburuk itu diumumkan Presiden Jokowi setelah menerima hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2015 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“4 KL yang peroleh opini tidak memberikan pendapat atau TMP atau disclaimer tahun lalu disclaimer 7, sekarang 4,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/6/2016).

Empat KL tersebut adalah Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora), TVRI dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

“Tahun lalu saya sebutkan KL mana, sekarang saya sebutkan lagi supaya diingat-ingat tahun depan tidak lagi. Ini perlu jadi catatan,” tegasnya

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memang telah menyampaikan laporan hasil pemeriksaan terhadap laporan keuangan kementerian dan lembaga. Hasilnya, pemerintah pusat memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara menyampaikan bahwa sebanyak 73 Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) dan 1 Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara mendapatkan opini WTP.

Sebanyak 8 LKKL memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan 6 LKKL memperoleh opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP) atau ‘disclaimer’.

Adapun, kementerian dan lembaga yang memperoleh opini WDP tersebut ialah Kementerian Pertahanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, Komisi Pemilihan Umum, Badan Informasi Geospasial, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, dan Lembaga Penyiaran Radio Republik Indonesia.

Sementara itu, kementerian-lembaga yang memperoleh opini TMP ialah Kementerian Kelautan dan Perikanan, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Kementerian Pemuda dan olahraga, Lembaga Penyiaran Publik TVRI, Badan Keamanan Laut, dan Badan Ekonomi Kreatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here