Indonesia, Bangsa Majemuk di Tengah Konflik Pilkada DKI

0
689

LIPUTAN1.COM, Indonesia, Bangsa Majemuk di Tengah Konflik Pilkada DKI

DNA, Antropologi dan Arkeologi Indonesia berkumpul di Balai Kota DKI, Selasa, (16/5). Mereka menggelar seminar bertajuk Merajut Kebinekaan, merespons pro-kontra dalam Pilkada DKI Jakarta.

Diskusi itu mengangkat tema seputar kemajukan Indonesia dari sisi para antropologi menyingkapi isu-isu negatif selama kampanye DKI. Konflik dalam Pilgub Gubernur DKI ini bahkan sampai memunculkan sentimen terhadap agama dan etnis tertentu untuk menjatuhkan salah satu calon Gubernur.

Pakar Antropologi, Dr Kartini Sjahrir dan Arkeologi, Prof Dr Truman Simanjuntak serta doktor dari lembaga penelitian Eijkman, Dr Herawati Sudoyo, peneliti DNA forensik, dengan moderator Dr Wiwin Djuwita Ramelan menjadi pengisi acara ini.

Diskusi ini diselengarakan Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) Komisariat Daerah Jakarta, Tangerang, Bogor, Depok, dan Bekasi.

Peneliti Eijkman, Dr Herawati Sudoyo menjelaskan, sejak zaman pra sejarah nenek moyang bangsa Indonesia sudah majemuk, terdiri dari berbagai macam ras sehingga membentuk bangsa Indonesia lebih dari 50 ribu tahun lalu. Menurut penelitan DNA, bangsa Indonesia gabungan dari beraneka ragam bangsa dan berasal dari Afrika.

“Tidak ada gen murni. Manusia Indonesia ialah campuran beragam genetika dan semua berasal dari Afrika. Proses pembauran masih terus berlangsung sampai membetuk struktur populasi manusia Indonesia yang khas dan beragam,” ujar Herawati.

Sementara itu, doktor Arkeologi Truman Simanjuntak mengungkapkan, kebinekaan adalah nilai paling mendasar dari Indonesia. “Menjadikan landasan dan berperilaku akan mengantarkan Indonesia menjadi bangsa besar dan berkeindonesiaan di tengah bangsa dan peradaban dunia,” terang Truman.

Truman menekankan arti penting kearifan lokal untuk menyerap budaya luar. Dia menjelaskan, akulturasi budaya asing jangan sampai menggeser adat istiadat timur seperti kekerasan, ujaran kebencian, dan sikap intolerasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here