Wasit Sragen United vs Persis Terancam Hukuman Seumur Hidup

0
658
Wasit Sragen United vs Persis Terancam Hukuman Seumur Hidup

Liputan1.com-Wasit Sragen United vs Persis Terancam Hukuman Seumur Hidup

Departemen Wasit PSSI Ngadiman Asri menyebut telah memberikan hukuman sementara kepada Bambang Sutiono, wasit yang memimpin laga Persis Solo melawan Sragen United di kompetisi Liga 2 2017. Bambang dinilai lalai sehingga menyebabkan nyawa seseorang hampir hilang.

Ngadiman menjelaskan, tindakan Bambang yang tidak memberikan hukuman kepada penjaga gawang Sragen United Andi Setiawan yang dengan sengaja menendang kepala Dedi Chayono Putro pada laga di Grup 4 Liga 2 di Stadion Taruna, Sragen, Minggu (30/4) sebagai sebuah kesalahan.

Image result for wasit Bambang Sutiono

# Bola.net

Pertandingan dihentikan sementara saat Sragen United vs Persis Solo Stadion Taruna Sragen, Minggu (30/4/2017). (Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)

Pertandingan dihentikan sementara saat Sragen United vs Persis Solo Stadion Taruna Sragen, Minggu (30/4/2017). (Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)

Dalam pertandingan tersebut Dedi jatuh pingsan . Dedi yang tak sadarkan diri itu lalu segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk ditangani lebih serius. Sementara itu Wahyu mengalami robek pada pelipis matanya akibat sikutan pemain Sragen.

Dedi, ungkap Bimo, menjalani perawatan di rumah sakit selama tiga hari setelah insiden tersebut.

“Itu kalau terlambat (penanganan), selesai (meninggal). Di rumah sakit lidahnya menjulur dan matanya putih,” ungkap CEO PT Persis Solo Saestu, Michael Bimo Putranto .

Tindakan yang dilakukan Andi memang mendapat sorotan tajam dari banyak pihak. Pasalnya, Dedi sempat pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Ada tindakan yang kami lihat merupakan tindakan yang tidak bisa ditolerir. Jelas, wasit itu kurang teliti, banyak yang tidak teramati sehingga pengambilan keputusannya tidak tepat,” kata Ngadiman melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia, Kamis (4/5).

“Wasit itu tidak akan dimainkan lagi untuk waktu yang belum ditentukan. Bisa jadi selamanya (tidak memimpin pertandingan) karena menyebabkan adanya korban,” ujar Ngadiman.

Kendati demikian, sejauh ini belum ada keputusan resmi terkait sanksi yang akan diterima oleh Bambang. Ia akan kembali berkoordinasi dengan Komite Wasit sebelum menjatuhkan vonis.

Namun, Ngadiman menegaskan pihaknya tak mau ada pembiaran terhadap wasit yang kinerjanya buruk.

“Kami ingin hukuman ini bisa membuat semuanya jadi lebih hati-hati. Kejadian ini harus ditindak lanjuti. Seperti keinginan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi. Kalau memang tidak bagus, kenapa masih diperlihara?”(cnnindonesia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here