Tolak Saran Gubernur, Musoprov Pemilihan Ketum KONI DKI Tetap Berjalan

0
534
Tolak Saran Gubernur, Musoprov Pemilihan Ketum KONI DKI Tetap Berjalan

Liputan1.com-Tolak Saran Gubernur, Musoprov Pemilihan Ketum KONI DKI Tetap Berjalan

Peserta Musyawarah Olahraga (Musorprov) KONI DKI Jakarta mengabaikan saran Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama untuk menunda pemilihan Ketua Umum KONI DKI Jakarta periode 2017-2021. Musorprov tetap melanjutkan sidang termasuk memilih Ketum KONI DKI yang baru.

Dalam sidang pertama, pada Musorprov KONI DKI yang dilaksanakan di hotel Grand Whaz Kelapa Gading, Sabtu (29/4/3027) ini, saran Gubernur DKI Jakarta sendiri terdapat pada isi sambutan yang dibacakan Pejabat Kadispora DKI Jakarta

Berikut Isi Sambutannya

“Mengenai agenda pemilihan Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, masa bakti 2017-2021 saya minta agar ditunda dulu, dengan harapan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para kandidat yang mencalonkan diri, sehingga mekanisme pemilihan yang dilakukan dapat terlaksana secara demokratis, menjunjung tinggi nilai nilai sportivitas dan berpedoman pada AD/ART KONI……..”

Pimpinan sidang akhirnya menjelaskan kepada floor bahwa peserta sidanglah yang berhak menentukan pemilihan Ketum KONI dilanjutkan atau tidak. Maka dalam kesempatan itu dia meminta floor untuk menanggapinya.

Ada tiga orang diberikan kesempatan pertama untuk menanggapinya. Tiga orang menyatakan mengabaikan saja saran Gubernur DKI dengan alasan bahwa dalam Musorprov tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun termasuk dari pemerintah.

Sayangnya pimpinan sidang tidak memberi kesempatan pada mereka yang setuju dengan saran Gubernur DKI Jakarta. Pimpinan sidang langsung ketuk palu sambil menyatakan floor secara aklamasi sudah menyetujui untuk mengabaikan saran gubernur.

Ketua Umum Pengprov PJSI (Persatuan Judo Seluruh Indonesia), Hutagalung, kaget besar atas putusan pimpinan sidang.

“Kami yang lain belum diberi kesempatan bertanya, tahu-tahu sudah ketuk palu, tolak saran gubernur. Ini pimpinan sidang tidak mengerti aturan sidang,” jelasnya.

Setelah itu, sambil tersenyum, orang paling senior di judo DKI Jakarta ini meninggalkan ruang sidang dilikuti oleh wakil- wakil cabor yang lain. Sementara sidang dengan agenda utama pemilihan Ketum KONI DKI yang baru terus berjalan sesuai dengan rencana.

Acara Musorprov KONI DKI Jakarta tahun 2017 kali ini warnanya sangat berbeda dengan Musorprov Musorprov sebelumnya. Kali ini diwarnai intrik intrik yang tidak perlu karena ada pihak yang ingin menggolkan calonnya dengan menggunakan cara cara tak terpuji, sampai sampai pembukaan Musorprov pun terjadi gontok gontokan, dorong mendorong dan membedakan mana peserta sah dan tidak sah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here