La Nyalla Support Tenis Meja Popnas Jatim

0
618
La Nyalla Support Tenis Meja Popnas Jatim

Liputan1.com-La Nyalla Support Tenis Meja Popnas Jatim

Aksi sosial La Nyalla Academia merambah dunia olahraga, khususnya tenis meja di Jatim yang lagi bersiap menjelang digelarnya Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) September mendatang di Semarang.

Ingin terlibat di pembinaan atlet muda, La Nyalla Academia memberikan bantuan hadiah bagi atlet tenis meja Jatim yang lolos seleksi ke Popnas 2017.

“Kami memberikan bingkisan berupa hadiah kepada atlet yang lolos Popnas, semoga bermanfaat dan membuat mereka semakin semangat untuk menyumbangkan medali emas untuk Jatim,” kata Koordinator relawan La Nyalla Academia, Surin Welangon, Sabtu (22/4).

Menurut Surin, pemberian hadiah ini merupakan partipasi La Nyalla Academia terhadap pembinaan dunia olahraga di Jatim, ini tentunya seiring sejalan dengan keinginan founder La Nyalla Academia, La Nyalla M Mattalitti yang juga menjabat Wakil Ketua Umum KONI Jatim.

Sebanyak 48 putra dan 39 putri atlet tenis meja, dari Jatim mengikuti seleksi atlet Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Jatim di GOR PTMSI Jatim, Sabtu (22/4). Dari total 87 peserta, Dispora Jatim, delapan atlet terpilih akan mengikuti Popnas di Semarang, 11-22 September mendatang.

“Dari seleksi ini, akan diambil empat atlet putra dan empat atlet putri, untuk mengikuti Puslatda sentralisasi di Surabaya, bulan Agustus,” kata Kepala Bidang Olahraga Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim, Dudi Harjantoro.

Delapan atlet yang lolos seleksi ini, belum pasti terpilih menjadi atlet inti tenis meja Popnas Jatim. Mereka masih diadu lagi dengan delapan atlet (empat putra dan empat putri) yang lebih dulu lolos melalui Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) 2016 di Malang.

Empat atlet putra itu, masing-masing Hafidh Nur Hanafi (Kab Kediri), Alfian Tri Raharja (Lamongan), Rahul Ashada (Kab Blitar), dan Rizal Zulmi (Pamekasan). Sedangkan empat atlet putrinya, yaitu Putri Nursyahbani (KabPasuruan), Dwi Oktaviani (Pamekasan), Siti Aminah (Kab Kediri) dan Eka Aza (Kab Kediri).

Namun, Eka Aza tidak ikut Popnas karena usianya sudah melewati batasan usia atlet Popnas. 
“Dia digantikan Hani Tri Azhari (Magetan) yang sekarang mengikuti pelatnas SEA Games,” terangnya.

Menurutnya, seleksi tahap kedua yang diikuti 16 atlet (delapan putra dan delapan putri) ini, akan digelar Juli. Dari seleksi ini, akan dipilih empat atlet putra dan empat atlet putri. Setelah terpilih delapan atlet, akan dimasukkan dalam puslatda, Agustus.

“Akhir Juli sudah terbentuk atlet inti Popnas untuk semua cabor. Selanjutnya, akan digelar puslatda Agustus yang berlangsung selama dua minggu. Mau gimana lagi kalau anggarannya minim,” ungkapnya.

Dalam Popnas di Semarang, 11-22 September mendatang, Jatim menargetkan juara umum. Untuk memenuhi target tersebut, Jatim harus mampu meraih minimal 60 medali emas. Namun, hingga kini Dispora Jatim belum berani mematok jumlah medali untuk bisa mengamankan juara umum.

“Belum ditentukan target medalinya. Setelah lebaran baru ditentukan target. Agar bisa juara umum, minimal harus dapat 60 emas,” kata Dudi.

Pada Popnas 2015 di Jabar, kontingen Jatim hanya mampu bertengger di peringkat tiga dengan 35 emas.(pps)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here