Karnaval Tenun Sultra Pukau Puluhan Ribu Wisatawan

0
717
Karnaval Tenun Sultra Pukau Puluhan Ribu Wisatawan
Liputan1.com-Karnaval Tenun Sultra Pukau Puluhan Ribu Wisatawan
Karnaval Tenun Sultra yang merupakan rangkain Even dalam Festival Halo Sultra untuk memperingati HUT Ke-53 Sultra digelar di Kendari, Senin. Karnaval ini  diikuti 17 kabupaten dan kota, 30 OPD lingkup Sultra dan 19 grup dari asosiasi, sekolah, komunitas di Kota Kendari, serta lima grup drum band.

 

Para peraga  busana  yang dibawakan oleh putri cantik perwakilan dari berbagai kabupaten di bumi anoa. Mereka menampilkan hasil kreasi para perancang lokal Sultra sesuai dengan potensi wilayah masing-masing yang cukup menyedot puluhan ribu masyarakat yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kegiatan

Rute Karnaval dimulai dari pelataran Tugu Religi bagian timur lalu melewati Jalan Made Sabara kemudian Jalan Abdulah Silondae, dan berakhir di depan Kantor Wali Kota Kendari.Setiap kabupaten dan kota dibatasi peserta 150 orang dalam satu grup, sedangkan OPD dibatasi hingga 30 orang, tetapi dari Konawe menampilkan peserta karnaval terbanyak, yakni 570 orang.

“Peserta karnaval tidak melihat dari banyaknya jumlah peserta. Tapi melihat apa ikonya dalam satu kabupaten atau kota yang akan dipertunjukan. Serta budaya yang ada di daerah masing-masing, karena masing daerah yang berbeda ikonya yang membuat menarik untuk dapat di nilai,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Syahruddin Nurdin

Syahruddin menambahkan peserta karnaval juga memanfaatkan kesempatan memberikan penampilan terbaik, ketika berada di depan panggung penghormatan yang dihadiri Gubernur Sultra, Nur Alam.

Sedangkan untuk sisi penilaian, Pria yang juga sebagai Ketua Panitia Festival Halo Sultra 2017 ini menjelaskan ada tiga juri yang dipersiapkan menilai kostum peserta karnaval. Mereka adalah, Seorang Fashion Desainer Nasional Defrico Audy, Tokoh Budaya Mieke Anas Bunggasi dan Pemerhati Budaya Dekranasda Sultra Hartini Tombili.

“Kriteria penilaian karnaval tersebut terletak pada tema kearifan lokal, pemanfaatan bahan tenunan, ornamen daerah Sultra pada kostum, kreativitas, keserasian tema ikon kostum dengan pendamping, termasuk tata rias rambut dan wajah peserta,” terangnya

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti juga mengapresiasi kegiatan ini. “Atraksi yang sangat menarik. Even ini harus terus dilaksanakan dalam rangka mengangkat potensi keragaman tenun daerah dan sebagai upaya promosi tenun khas Sultra di tingkat regional, nasional dan internasional. Jadikan Even besar ini sebagai ikon daerah Sultra sekaligus sebagai wadah bagi pelaku industri kreatif dalam mengembangkan kreatifitasnya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pengrajin tenun daerah,” tuturnya

Selain Karnaval Tenun Sultra ini, masih ada rangkaian kegiatan yang sangat menarik seperti Pemilihan Putra Putri Pariwisata Sultra 2017, Penampilan Gelar Seni Budaya dari Kabupaten seluruh Sultra, Festival Kuliner dan puncaknya pada Upacara Peringtatan HUT Sultra ke 53 yang akan dimeriahkan dengan atraksi pesawat tempur TNI AU jenis Shukoi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here