Besok Coblosan Pilkada Putaran 2 DKI Jakarta, TNI-Polri Larang Pergerakan Massa ke Jakarta

0
505
Besok Coblosan Pilkada Putaran 2 DKI Jakarta, TNI-Polri Larang Pergerakan Massa ke Jakarta

Liputan1.com-Besok Coblosan Putaran 2 DKI Jakarta, TNI-Polri Larang Pergerakan Massa ke Jakarta

Aparat TNI-Polri mengeluarkan maklumat yang super protektif. Yakni, Ibukota Jakarta menjadi area terlarang bagi masyarakat luar kota.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyatakan, pihaknya sudah mengeluarkan maklumat ke Polda-Polda di Jawa dan Sumatera. Maklumat itu melarang pergerakan massa dari luar kota ke Jakarta demi menjaga kondusifitas ibukota.

“Berkaitan dengan massa yang datang dari luar (Jakarta), Kapolda Metro dan seluruh Kapolda lain di Jawa dan Sumatera sudah mengeluarkan maklumat untuk lakukan larangan dengan dasar diskresi, kalau untuk kepentingan politik Jakarta, maka akan dilakukan,” ujar Tito di Apel Pengamanan Pilkada di Ecovention Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/4/2017).

Tito mengatakan, jika ada pergerakan massa pihaknya akan mengeluarkan diskresi. Dia juga mengharapkan bantuan berbagai pihak untuk mewujudkan hal ini.

“Apalagi jika datang berbondong-bondong, kita akan ambil tindakan diskresi, yaitu kewenangan seluruh polisi dunia untuk dapat menilai agar mengambil tindakan demi mewujudkan keamanan publik. Ini kita lakukan untuk menjamin ketenteraman warga Indonesia, warga Jakarta khsusunya,” ujarnya.

Dia mengatakan, akan ada 62 ribu personel gabungan yang akan menjaga pengamanan Pilkada. Pengerahan personel ini untuk menjamin keamanan dan kenyamanan dari warga untuk menyalurkan hak pilihnya nanti.

“Jadi kita yakinkan warga Jakarta dapat berjalan lancar. Silakan pakai hak pilih, hak politiknya dengan sebebas-bebasnya, ini dijamin oleh pemerintah. Sehingga bisa berjalan lancar,” tutupnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here