Dukungan Umat Muslim untuk Haji Djarot Meningkat

0
431

Dukungan Umat Muslim untuk Haji Djarot Meningkat

JAKARTA- Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, menghadiri acara Isra Mi’raj Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di GOR Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (09/04/2017).

Dalam acara tersebut hadir pula Ketua DPW PKB DKI Hasbiallah Ilyas. Djarot datang sekitar pukul 14.45 WIB mengenakan batik berwarna coklat dan peci hitam.

Saat tiba, Djarot langsung naik ke atas panggung dan melantutkan salawat bersama dengan kader DPW PKB DKI yang sudah hadir. Tak lama berselang, Hasbi baru datang dengan mengenakan baju muslim putih dengan peci sewarna dengan Djarot. Keduanya pun sempat berbincang sejenak sebelum mendengarkan lantunan ayat suci Al-Quran.

Sebelumnya, Djarot menyatakan bahwa PKB dan PPP kubu Romahurmuzy (Romi) sudah merapat ke dirinya dan cagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Menurut Djarot, selama ini kedua partai tersebut sudah bekerja di masyarakat untuk kemenangan Ahok-Djarot.

“Sebentar lagi sahabat-sahabat kami dari PKB juga akan istigosah dan akan mendeklarasikan secara formal. Jadi teman-teman dari partai politik yang mendukung ini sudah bekerja di bawah tapi dukungan secara formal belum dilakukan,” ujar Djarot usai menerima dukungan dari Paguyuban Perantau Nusantata (Papernusa) di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (9/4/2017).

“Kita ingin adalah mereka bergerak terus saja di bawah. Dukungan formal itu juga perlu, agar warga juga mengetahui,” imbuhnya.

Tak hanya PKB, PPP kubu Romi juga disebut Djarot merapat kepadanya. Sebelumnya, Ahok-Djarot sudah mendapat dukungan dari PPP kubu Djan Faridz.

Hal tersebut menegaskan komitmen Djarot untuk tetap mempertahankan Islam yang rahmatan lil alamin dan turut mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

“Bahkan PPP Pak Romi itu juga sama merapat untuk memberikan dukungan,” sebut Djarot.

Dengan tambahan dukungan dari PKB dan PPP, Djarot makin yakin mampu mengalahkan pasangan Anies-Sandiaga dalam kontestasi Pilgub DKI 2017. Dukungan tersebut bisa menambah kekuatan untuk pemenangan Ahok-Djarot.

Pria berkumis itu yakin bila 43 persen suara yang didapat di putaran pertama mampu ditingkatkan. Suara tersebut, bisa berasal dari mantan pendukung Agus-Sylvi serta suara dari pendukung Anies-Sandiaga.

“Saya sampaikan bahwa 43 persen (suara putaran pertama) kita jaga dan kita pertahankan betul dan kita mencari tambahan. Tambahan itu dari macam-macam, bisa dari pasangan nomor satu dan juga suara dari pasangan nomor tiga,” tutup Djarot.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here