Hari Raya Nyepi, Jokowi : Luruhkan Amarah, Dendam dan Sifat Buruk

0
520
Isu Reshufle Kabinet Memanas

Liputan1.com-Hari Raya Nyepi, Jokowi : Luruhkan Amarah, Dendam dan Sifat Buruk

Hari ini 28 Maret 2017 diperingati sebagai Hari Raya Nyepi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi.

Presiden Jokowi mengajak masyarakat untuk berintrospeksi dan membersihkan jiwa dari segala perilaku yang tidak baik.

‬‪ Hari Raya Nyepi menurutnya juga merupakan sarana untuk kembali membangun optimisme dan semangat dalam membangun bangsa. Demikian disampaikan Kepala Negara melalui cuitan akun resmi Twitter-nya.

‬ “Kita luruhkan amarah, dendam, dan sifat-sifat buruk. Kita bangun optimisme dan semangat. Selamat Hari Raya Nyepi Tahun 2017 -Jkw,” ucapnya.
‬ Cuitan itu sendiri diunggah oleh Presiden sekitar pukul tujuh pagi pada Selasa, 28 Maret 2017 ini.

Hari Raya Nyepi adalah hari raya umat Hindu Bali yang dirayakan setiap tahun Baru Saka. Nyepi berasal dari kata sepi (sunyi, senyap). Hari Raya Nyepi sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan/kalender caka, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi.

Hari ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here