Ini Kronologi Penangkapan Ridho Rhoma

0
429
Ridho Rhoma Hanya di Rehabilitasi ?

Liputan1.com-Ini Kronologi Penangkapan Ridho Rhoma

Jajaran Narkoba Polresta Jakarta Barat menangkap pedangdut Muhammad Ridho Irama atau lebih dikenal dengan Ridho Rhoma (28) di kawasan Daan Mogot, pada Sabtu (25/3) dini hari. Sabu seberat 0,7 gram seharga seharga Rp 1,8 Juta ikut disita dalam penangkapan tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Roycke Langie mengatakan, penangkapan Ridho Rhoma berdasarkan informasi masyarakat. Informasi masyarakat akan ada pesta narkoba di hotel kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

“Setelah dilakukan penyelidikan ternyata benar, datang seorang laki-laki dengan ciri-ciri mirip seperti yang disebutkan turun dari mobil menuju lift hotel, sekira pukul 04.00 WIB pada saat orang tersebut akan naik lift, tim reserse narkoba Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan penyelidikan dan melakukan penggeledahan terhadap orang tersebut,” kata Roycke dalam keterangannya kepada wartawan di Mapolres Jakarta Barat Jalan S Parman, Jakarta Barat, Sabtu (25/3) malam.

Polisi mengamankan barang bukti sabu yang disimpan Ridho Rhoma di dalam paper bag warna cokelat dalam penangkapan tersebut. Dalam paper bag itu polisi menemukan satu paket sabu beserta alat hisab.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa mobil Honda Civic dan sebuah handphone. Atas perbuatannya Ridho Rhoma disangkakan melanggar pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 jo pasal 132 (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan terancam hukuman pidana di bawah 4 tahun.

“Barang bukti jenis sabu tersebut diletakkan di jok depan kiri mobil,” kata Roycke.

Selang lima jam kemudian kepolisian juga menangkap MS alias Ian (23). Ia digelandang di kediamannya aparteman kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

“Lalu setelah itu tim melakukan pengembangan dan sekira pukul 09.00 WIB tim menangkap tersangka MS di alamat tempat tinggalnya di aparteman daerah Thamrin Jakpus,” kata Roycke.

Roycke mengatakan, MS merupakan karyawan swasta. Barang bukti yang disita dari penangkapan Ian yakni satu buah bong, satu buah tutup botol dan dua unit handphone.

MS disangkakan melanggar pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 jo pasal 132 (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 dan atau pasal Undang-undang nomor 5 tahun 1997 tentang psikotoprika. Ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun.

Kepolisian juga memburu rekan MS berisial A. Ia diburu lantaran diduga merupakan salah satu pemasok narkoba kepada Ridho Rhoma.

“Dari keterangan tersangka MS mendapatkan barang bukti tersebut dari saudara A (DPO),” kata Roycke.

Menurut Roycke, A diduga juga merupakan teman Ridho Rhoma dan MS. Ketiganya diduga hendak melakukan pesta narkoba di hotel kawasan Jakarta Barat.

“Itu teman mereka juga tapi itu terus kita dalami dengan melakukan penyelidikan yang intens juga,” kata Roycke.

Setelah melakukan pemeriksaan dan tes urin polisi menetapkan Ridho Rhoma sebagai tersangka kasus narkoba. Rekan Ridho Rhoma yakni MS juga ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Roycke, putra raja dangdut Rhoma Irama tersebut mengaku mengonsumsi sabu karena beban pekerjaan. Menurut Roycke, alasan Ridho Rhoma mengaku mengonsumsi narkoba salah satunya menghilangkan ngantuk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here