Aliansi Mahasiswa Papua Tolak Papua

0
323
Aliansi Mahasiswa Papua Tolak Papua

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Bali menggelar aksi demontrasi di depan konsulat jendral (Konjen) Amerika Serikat di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Senin (20/3/2017). Para mahasiswa Papua ini menyatakan sikap menolak keberadaan PT Freeport di tanah Papua.

Sebelum menggelar demo, para mahasiswa ini melakukan longmarch dari parkir timur lapangan Renon, Denpasar. Massa aksi terlihat mengenakan atribut khas Papua. Mereka juga membawa spanduk bertuliskan penolakan terhadap keberadaan PT Freeport di Papua.

Mereka juga membawa pamflet bertulis “Freeport wajib merehabilitasi lingkungan”, “Freeport datang manusia – alam Papua hilang”, “biarkan kami menentukan pilihan kami”

Dalam orasinya, kordinator aksi Gidion Logo mengatakan, selama 51 tahun Freeport di Papua tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Limbah PT Freeport Dibuang sembarang, tanah kami hancur, manusia juga hancur perlahan,” ucap Gidion.

Karena itu sudah saatnya Freeport angkat kaki dari tanah Papua.

Sementara Kordinator AMP Nipson Murib dalam orasinya mengatakan, aksi mereka adalah aksi damai. Tidak ada kepentingan apapun di balik aksi ini, hanya memperjuangkan nasib rakyat dan tanah Papua.

“Saat Freeport masuk alam rusak. Kami hidup dari bercocok tanam bukan dari emas,” kata Murib.

Dia menyebut, di tanah Papuan juga terjadi intimidasi pada masyarakat lokal. Hutan jadi rusak akibat eksplorasi tambang dan limbah. Aksi ini berjalan di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian yang sudah berjaga-jaga sejak pagi di depan Konjen Amerika.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here