Barongsai dalam Air Ramaikan Festival Pesona Kirab Gorontalo 2017

0
1260
Barongsai dalam Air Ramaikan Festival Pesona Kirab Gorontalo 2017

Liputan1.com-Barongsai dalam Air Ramaikan Festival Pesona Kirab Gorontalo 2017

Festival Pesona Kirab Gorontalo, 1-10  Mei 2017, bakal menyuguhkan atraksi yang berbeda dari perayaan tahun sebelumnya. Festival yang bakal menghidupkan pariwisata Gorontalo itu akan membuat sejarah baru dengan memainkan atraksi Barongsai di dalam air.

“Untuk Festival tahun ini, Kami sudah berkordinasi dengan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI), juga menghubungkan ASITA Gorontalo. Gebrakannya, kami akan mencoba membuat atraksi barongsai underwater. Mungkin akan menjadi atraksi yang pertama di Indonesia,” kata Plt Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo, Resma Kabakora, Minggu (19/3).

Lokasi yang dipilih pun spot wisata yang eksotis. Jika berjalan sesuai rencana, atraksi Barongsai akan dilaksanakan di laut Tanjung Keramat, Kecamatan Hulonthalangi Kota Gorontalo.

Selama ini laut Tanjung Keramat punya peluang besar selain suguhan pesona pesisirnya dekat dengan kehidupan kampung nelayan. Arus air dan ombak laut di Tanjung Keramat sungguh tenang dengan visibilitas yang bagus. “Posisi menyelamnya juga tak jauh dari pesisir pantai dan berada di kedalaman 5-15 meter,” ujarnya.

Dan tak hanya Barongsai Underwater yang akan disuguhkan ke pengunjung. Sensasi menikmati festival perahu naga hias, drag race katinting, kirab darat barongsai, lomba lari, balap sepeda, pelayanan umat, atraksi podayango/langga dan atraksi budaya lokal lainnya, juga siap menjamu setiap tamu yang datang. Selain itu, ada juga pesta kembang api serta pelepasan ribuan lampion di puncak bukit di  Tanjung Keramat.

Ia berharap, event ini bisa memantik sejumlah event lainya seperti Festival Pesona Otanaha, Festival Olele, Festival Pohon Cinta pada Mei 2017 dan lomba Marathon/triathlon, Pesona Danau Limboto, Pesona Saronde pada September 2017.

Deputi Pengembangan Pariwisata Nusantara Kemenpar, Esthy Reko Astuti, ikut buka suara. Event yang waktunya berdekatan dengan Festival Pesona Teluk Tomini 2017 itu dinilai bisa menarik banyak wisatawan nusantara dan mancanegara ke Gorontalo.

Apalagi, selama ini porto folio pariwisata adalah 60 persen ingin melihat budaya (culture), 35 persen alam (nature) dan 5 persen man made. Dari culture dikembangkan wisata warisan budaya dan sejarah 20 persen, wisata belanja dan kuliner 45 persen dan wisata kota dan desa 35 persen.

Sedangkan nature dikembangkan dengan produk wisata bahari 35 persen, wisata ekologi 45 persen dan wisata petualangan 20 persen. “Gorontalo punya semuanya,” ujar Esthy.

Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya, menyambut baik event tersebut. Festival Pesona Kirab Gorontalo yang menyuguhkan beragam atraksi unik dan tak biasa itu dinilai bisa mendongkrak pariwisata yang ada di Indonesia.

“Festival ini bias memperbaiki kelemahan pariwisata, terutama memperbaiki pada bidang infrastruktur pariwisata. Kami berharap masyarakat Gorontalo mampu meningkatkan pariwisata lewat suguhan kreatifitas budaya lokal,” ujar Arief Yahya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here