Habib Rizieq Kembali Dilaporkan Polisi

0
400

Liputan1.com- Habib Rizieq kembali dilaporkan polisi

Kali ini terkait atas dugaan tindak pidana penistaan agama.Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kembali dilaporkan ke polisi

Kali ini yang melaporkan adalah Khoe Yanti Kusmiran, warga Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia melaporkan Rizieq ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Polri pada Senin (16/3).

Menurut Yanti, pernyataan Rizieq yang diduga menistakan agama itu telah diunggah ke situs media sosial YouTube. Pada video tersebut, Rizieq tampak tengah berbicara di depan massa dan membahas mengenai ucapan selamat Natal.

“Video (itu) pada 25 Desember, kan beliau ceramah di Pondok Kelapa. Dari situ itu pada menit ke-3 di YouTube itu, beliau menistakan agama. ‘Kalau Tuhan Yesus itu lahir bidannya siapa?'” kata Yanti dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/3).

Ia mengatakan, pernyataan Rizieq tersebut sudah masuk dalam penistaan agama Kristen. Oleh karena itu, ia melaporkan hal itu ke Bareskrim Polri.

Dalam pelaporannya, Yanti bersama kuasa hukumnya membawa sejumlah barang bukti, di antaranya video berisi ceramah Rizieq yang diduga menistakan agama dan potongan gambar dari video tersebut yang diambil dari situs YouTube.

“Oleh karena itu, kami percayakan kepada Polri harus segera mengusut dan menuntaskan yang diduga melakukan tindakan pidana penistaan agama yang dilakukan saudara Rizieq Shihab,” ucap Yanti.

Ia pun sudah diminta keterangan oleh Bareskrim Polri kemarin. “Saya menyampaikan keterangan terkait isi video yotube saudara Rizieq Shihab yang menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan serta penistaan terhadap agama dan menyampaikam bukti bukti terkait kepada penyidik polisi,” tuturnya.

Laporan Yanti diterima Bareskrim Polri sebagaimana tertuang dalam bukti lapor bernomor TBL/22/I/2017/Bareskrim. Dalam bukti laporan itu, Rizieq dilaporkan atas perkara dugaan tindak pidana penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Serta dilaporkan atas Pasal 156a KUHP tentang penistaan agama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here