Ustadz Kampung dan Pemuda Muslim Pro NKRI Dukung Ahok Djarot

0
584
Ustadz Kampung dan Pemuda Muslim Pro NKRI Dukung Ahok Djarot

Liputan1.com-Ustadz Kampung dan Pemuda Muslim Pro NKRI Dukung Ahok Djarot

Sejumlah pemuka agama menamakan diri Forum Ustadz Kampung dan Pemuda Muslim Pro-NKRI (FUPMN) mendukung pasangan Basuki T. Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat dalam Pilgub DKI putaran 2.

FUPMN berpendapat, memilih pemimpin mutlak umat musim bentuk tindakan pemaksaan. Mereka berpendapat, semua warga Negara Indonesia berhak menjadi pemimpin, tanpa memandang suku, ras, dan agama.

Menurut koordinator FUPMN, Ustadz Rizal Maulana menilai, tindakan Ahok dekat dengan nilai-nilai Islam. “Meski Cagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) non muslim, namun tindakannya seperti muslim, makanya tidak seharusnya ditolak,”

Salah satu Ustadz lain, Komarudin menambahkan, Mantan Bupati Belitung Timur ini tegas dalam upaya membangun birokrasi bersih serta bebas dari korupsi. Terpenting, program -program Ahok pro rakyat. “Bila menjalankan itu, maka bersangkutan layak memimpin.”

Selanjutnya, forum tersebut memaparkan berbagai alasan mereka mendukung Ahok. Salah satu poin adalah, Gubernur tidak memimpin dalam agama, karena bertugas melayani pembangunan.

Poin paling krusial adalah, Ahok sudah meminta maaf dalam kasus menyinggung Surat Al-Maidah. Perkara tersebut hingga kini masih bergulir dalam persidangan. Karena kasus itu pula, Ahok berstatus terdakwa penista agama.

Berikut poin-poin pernyataan FUPMN mendukung Ahok-Djarot di Pilgub putaran 2 DKI Jakarta

1. Gubernur adalah jabatan administrasi, sesuai UUD 1945, siapapun agama dan sukunya punya hak sama pada pilkada.

2. Gubernur tidaklah memimpin dalam agaman, karena bertugas melayani masyarakat dalam pembangunan.

3. Djaroit Saiful Hidayat juga seorang muslim dari NU. Jadi, tak ada alasan menolaknya.

4. Ahok non muslim namun telah berulang kali memberangkatkan haji dan umrah umat muslim. Ahok juga menaikkan gaji penjaga makam dari Rp 500 ribu menjadi Rp 3,3 juta/bulan. Menaikkan gaji para PHL, pembersih sampah, penjaga taman, dan lainnya. Meningkatkan kesejahteraan marbot, dan seabrek tindakan positif lainnya.

5. Ahok sudah meminta maaf dalam kasus Sura Al-Maidah Ayat 51 (indopos)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here