Ini Anggota Brimob yang Tembak Mahasiswa Asal Bima, Polisi Minta Maaf

0
882
Ini Anggota Brimob yang Tembak Mahasiswa Asal Bima, Polisi Minta Maaf

Liputan1.com-Ini Anggota Brimob yang Tembak Mahasiswa Asal Bima, Polisi Minta Maaf

Anggota Brimob Polda Jatim yang berinisial Briptu BM terbukti menembak mahasiswa Unmuh Jember hingga tewas. Jajaran Polri pun menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat.

Mabes Polri memastikan, anggota Brimob Polda Jatim berinisial BM akan diproses hukum karena menembak Dedi (25) mahasiswa Unmuh di Jember hingga tewas.

“Kita menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena masih ada anggota Polri yang melakukan penyimpangan yang berakibat kepada meninggalnya orang lain,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2017).

Pelaku merupakan anggota Brimob Polda Jatim berpangkat brigadir satu (Briptu). Saat kejadian, pelaku sedang lepas dinas dan dalam perjalanan pulang ke rumahnya yang ada di Jember.

“Tentu kita akan proses sesuai aturan yang berlaku,” kata Martinus.

Martinus juga meminta masyarakat proaktif melapor jika ada anggota polisi yang berperilaku menyimpang.

“Kita minta masyarakat jangan berhenti menyampaikan informasi tentang kekurangan anggota kita, penyimpangan-penyimpangan anggota kita,” imbuhnya.

Dedi tewas ditembak di depan pertokoan Hardy’s Jember Plaza Jl. Sultan Agung, Sabtu (11/3/2017) dini hari, setelah terlibat pertengkaran. Mahasiswa asal Bima, NTB itu tewas dengan luka tembak di wajah hingga proyektil bersarang kepala.

Proyektil (anak peluru) yang menembus wajah hingga bersarang di kepala Dedi dilepaskan dari senjata jenis revolver.

“Senjatanya jenis revolver,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Machmud Arifin dalam keterangan pers di Mapolres Jember, Senin (13/3/2017).

Meski lepas dinas, senjata itu tetap dibawa BM dalam perjalanan pulang ke Jember.

“Kan masih berada area wilayah Polda Jatim. Jadi senjata itu masih dibawa ketika dia pulang ke Jember,” kata Machfud.

Sesampainya di kawasan Jl, Raya Sultan Agung, Jember, kondisi jalan macet. Termasuk mobil Honda Jazz (bukan Suzuki Swift seperti diberitakan sebelumnya-red) yang ditumpangi BM bersama tiga rekannya.

Saat itulah terjadi hampir serempetan antara mobil Honda Jazz dengan motor Suzuki Smash yang dikendarai Rama Adi berboncengan dengan Dedi.

Saling balapan jalan inilah yang memicu percekcokan. Mobil akhirnya dihentikan tepat di depan pertokoan Hardy’s Jember Plaza. Rama dan Dedi turun dari motor. Mereka kemudian terlibat pergumulan dengan penumpang mobil Honda Jazz, termasuk Briptu BM.

“Saat itulah terjadi pergumulan dan tiba–tiba terdengar letusan. Ternyata mengenai wajah korban,” kata Machfud.

Dedi tewas dengan luka tembak di wajah hingga proyektil bersarang di kepala. Proyektil telah berhasil dikeluarkan dari kepala mahasiswa Unmuh itu dan dibawa ke Laboratorium Forensik Polda Jatim. Sedangkan jenazah Dedi kini sudah dimakamkan di kampung halamannya di Bima, Nusa Tenggara Barat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here