Abraham ‘Lulung’ Lunggana Dipecat PPP

0
542
Loyalitas Lulung untuk PPP pun Tergadai

Liputan1.com-Abraham ‘Lulung’ Lunggana Dipecat PPP

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta Djan Faridz membenarkan telah memecat Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung.

“Betul (Lulung dipecat). Karena melanggar AD/ART partai,” kata Djan, melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (13/3/2017).

Pemecatan berlaku per hari Senin ini. Adapun aturan partai yang dilanggar karena Lulung dan anggota DPW PPP DKI versi Muktamar Jakarta mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor pemilihan tiga DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Sedangkan DPP PPP yang dipimpinnya menyatakan dukungan kepada pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor pemilihan dua DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

“Betul sekali (pemecatan terkait dukungan Lulung kepada Anies-Sandiaga),” kata mantan Menteri Perumahan Rakyat tersebut.

Djan mengaku sudah menghubungi Lulung berkali-kali untuk membicarakan mengenai Pilkada DKI Jakarta 2017 dan sanksi yang akan diterima Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta tersebut.

“Haji Lulung sudah kami beri surat peringatan 1, 2, dan 3 sebelumnya. Puncaknya, dia mendeklarasikan dukungan pasangan cagub lain yang berbeda dari keputusan DPP, yakni dukung Ahok-Djarot,” kata Djan

Sikap resmi pemecatan sendiri akan dilakukan pada Senin (13/3/2017), malam ini di kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Perbedaan arah dukungan ini merupakan yang kedua kalinya terjadi.

Lulung sendiri ditempat terpisah menjelaskan alasan kenapa dirinya justru meminta dipecat.

Dia menyadari tidak bisa mengikuti perintah dan keputusan partai.

Dikatakannya dirinya menghormati keputusan partai itu.

“Kalau saya tidak menjalankan keputusan partai karena saya membela umat di Jakarta,” ujarnya.

Pada Pilkada DKI putaran pertama, DPW PPP DKI versi Muktamar Jakarta justru memberikan dukungan untuk pasangan nomor satu, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here