Djarot Dipukul Saat Acara Haul Mantan Presiden Soeharto ?

0
563
Istimewa

Liputan1.com-Djarot Dipukul Saat Acara Haul Mantan Presiden Soeharto ?

Aksi penghadangan Djarot dilakukan oleh sejumlah jamaah saat mengikuti acara haul mantan Presiden Soeharto di Masjid At Tin, TMII, Jakarta Timur, Sabtu (11/3) malam kemarin, Wakil Gubernur DKI nonaktif, Djarot Saiful Hidayat, akhirnya angkat suara.

Hari Ketiga Kampanye, Ahok Tak Agendakan Blusukan dan Djarot Pilih Ziarah Ke Surabaya

Di sela-sela agenda blusukannya di Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (12/3), mantan Wali Kota Blitar itu membenarkan terjadinya pemukulan yang dilakukan jamaah, namun kata dia, bukan dirinya yang menjadi korban pemukulan, melainkan pengawalnya.

“Ada yang bilang saya dipukul. Semalam banyak yang menelepon menanyakan hal itu. Yang dipukul itu pengawal saya,” ungkap Djarot.

Di Putaran Kedua, Ahok-Djarot Tak Gunakan Lagi Rumah Lembang

Djarot mengungkapkan, pengawalnya yang dipukul itu merupakan anggota kepolisian. Tapi, menurut Djarot saat itu dirinya memperingatkan pengawalnya untuk tidak membalas.

“Polisi lho yang dipukuli. Dia itu bawa pistol, tapi saya sudah bilang hati-hati, jangan melawan mereka yang belum sadar,” jelas Djarot.

Kemudian, aku Djarot, untuk menghargai pengawalnya yang tak membalas perlakuan tersebut, ia mengaku langsung mengajak sang pengawal makam malam.

“Dia pasti lelah setelah dipukul. Untuk sekadar menghibur, saya ajak dia makan,” tandas Djarot seraya tersenyum.

Lebih jauh, Djarot pun mengonfirmasi bahwa kehadirannya di TMII atas undangan resmi dari Keluarga Soeharto. Namun ia tidak menduga suasana menjadi tidak sempat terkendali.

“Kami diundang dari keluarga Pak Harto, Mbak Titiek?, makanya kami menghormati. Oleh sebab itu, saya harus tetap hadir karena niat saya, kenapa datang jam 18.00 saya ingin Salat Maghrib di sana sekaligus disambung dengan Salat Isya. Bayangan saya itu situasinya normal enggak ada apa-apa,” tuturnya.

Djarot lantas mendoakan orang-orang yang mencoba melakukan tindakan tidak mengenakkan itu agar mendapat pencerahan dan hidayah.

“Doakan supaya segera diberikan hidayah, diberikan cahaya supaya terbuka hatinya sehingga bisa menerima kita semuanya sebagai sesama warga bangsa,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here