Serang Stasiun Kereta Api, Pria Berkapak Lukai 7 Orang

0
1333
Serang Stasiun Kereta Api, Pria Berkapak Lukai 7 Orang

Liputan1.com-Serang Stasiun Kereta Api, Pria Berkapak Lukai 7 Orang

Seorang pria berkapak menyerang secara brutal para pengunjung stasiun utama kota Dusseldorf, Jerman, Kamis (9/3/2017) malam waktu setempat. Serangan dilakukan secara acak dan sedikitnya tujuh orang luka-luka dalam insiden ini.

Disampaikan kepolisian setempat, seperti dilansir AFP, Jumat (10/3/2017), pelaku sempat berusaha kabur usai melakukan penyerangan, namun dia terjatuh cukup parah saat melompat dari sebuah jembatan. Pelaku dilaporkan mengalami luka serius dan telah ditangkap polisi. Namun pelaku belum bisa diinterogasi.

Identitas pelaku tidak dirilis ke publik, namun polisi menyebut pelaku merupakan seorang pria berusia 36 tahun dan berasal dari Yugoslavia, negara bekas Soviet. Pelaku juga diketahui mengalami gangguan kesehatan mental. Motif penyerangan ini belum diketahui pasti.

“Kami sedang menunggu kereta di peron. Kereta tiba dan tiba-tiba seseorang dengan kapak keluar dan mulai menyerang orang-orang. Ada darah di mana-mana,” tutur salah satu saksi mata yang enggan disebut namanya kepada surat kabar ternama Jerman, Bild.

Kepolisian setempat awalnya menyebut ada beberapa pelaku yang terlibat dalam serangan kapak yang terjadi pada Kamis (9/3) malam sekitar pukul 08.50, namun kemudian menyatakan hanya ada satu pelaku di balik serangan itu.

“Seorang pelaku yang mungkin bersenjatakan sebuah kapak menyerang orang-orang, secara acak,” terang kepolisian setempat dalam pernyataannya.

Dalam serangan ini, sedikitnya tujuh orang mengalami luka-luka.

Sejumlah besar personel kepolisian setempat, termasuk unit khusus, dikerahkan ke stasiun tersebut usai serangan terjadi. Arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian dialihkan sementara. Bild melaporkan sejumlah helikopter mengudara di atas lokasi kejadian.

“Gangguan di stasiun pusat di Dusseldorf. Kami belum bisa menyebut kapan layanan kereta akan beroperasi lagi,” tutur kepolisian setempat via Twitter.

Secara terpisah, Wali Kota Dusseldorf, Thomas Geisel, mendoakan para korban.

“Ini menjadi pukulan besar bagi Dusseldorf. Banyak orang terkejut. Saya ingin berterima kasih kepada kepolisian. Pikiran saya tertuju bagi para korban dan keluarga mereka,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here