Hakim Tolak Saksi, Habiburokhman : Semakin Lancar Jalan Ahok ke Salemba

0
497
Sidang Ahok ke-17

Liputan1.com-Hakim Tolak Saksi, Habiburokhman : Semakin Lancar Jalan Ahok ke Salemba

Ketua Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman, mengomentari penolakan Majelis Hakim atas kehadiran saksi Analta Amier, kakak angkat terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dalam sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2017).

Menurutnya, keputusan Majelis Hakim sudah sesuai dengan aturan Pasal 160 ayat (1) huruf a KUHAP dengan tegas mengatur saksi dipanggil ke dalam ruang sidang seorang demi seorang, artinya di antara para saksi tidak boleh saling mendengarkan kesaksian.

“Saksi Analta Amier terpantau pernah hadir di persidangan Ahok sebelumnya. Jika memang dia pernah hadir, maka dia tidak boleh lagi memberikan kesaksian hari ini karena sudah mengetahui substansi pemeriksaan,” kata Habiburokhman kepada Netralnews.com, Selasa (7/3/2017).

Atas penolakan kesaksian Analta tersebut, Habiburokhman menyebut bahwa jalan Ahok menuju penjara semakin lancar.

“Semakin lancar jalan Mr Hok ke Salemba/Cipi, saksi ditolak itu setara kena pukul di ulu hati, telak bro,” kata Kepala Bidang Advokat DPP Gerindra itu.

Sebelumnya, Majelis Hakim mengungkapkan alasan penolakan terhadap Analta, karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai Analta sebelumnya pernah hadir di dalam ruangan persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi lainnya.

“Karena yang bersangkutan pernah hadir di dalam ruangan persidangan, maka yang bersangkutan mengerti apa yang disampaikan dalam persidangan. Kapasitas saksi tidak dapat diterima, dari pada nanti cacat hukum,” kata Ketua Tim JPU Ali Mukartono di persidangan.

Ketua Majelis Hakim Dwiarso kemudian mengonfirmasi informasi itu ke Analta Amier. Dwiarso bertanya apakah Analta pernah menyaksikan persidangan di dalam ruang sidang, dan hal itu dibenarkan oleh Analta.

“Jadi, menurut majelis, karena yang bersangkutan sudah mendengarkan saksi-saksi sebelumnya, jadi saksi ini tidak bisa diperiksa. Saya kira nanti penasihat hukum bisa ajukan saksi di luar berkas yang kira-kira mempunyai pengetahuan sama dengan saksi ini. Bisa digantikan dengan saksi lain,” ujar Dwiarso.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here