Pusamania Borneo Lolos ke Final Piala Presiden 2017

0
442
Pusamania Borneo Lolos ke Final Piala Presiden 2017
Liputan1.com-Pusamania Borneo Lolos ke Final Piala Presiden 2017
Pusamania Borneo FC memastikan satu tempat di final Piala Presiden 2017 setelah menyingkirkan Persib Bandung lewat drama adu penalti, di Stadion Jalak Harupat Bandung, Minggu (5/3).
Pada laga itu, PBFC menang adu penalti 5-3 setelah di waktu normal dan perpanjangan waktu, kedua tim bermain imbang dengan skor agregat 3-3.
Kalah 1-2 di pertemuan pertama, Persib langsung menggempur pertahanan tim tamu.
Mengandalkan pemain-pemain sayapnya, Atep dan Febri Haryadi, Persib seringkali membuat para pemain bertahan PBFC ketar-ketir. Pertandingan pun berjalan dengan tempo luar biasa tinggi.
Akan tetapi, butuh 31 menit bagi Persib untuk bisa membobol gawang PBFC yang dikawal Wawan Hendrawan. Adalah sundulan Shohei Matsunaga yang membuat jala “Pesut Etam” bergetar. Memanfaatkan umpan silang Vladimir Vujovic, pemain asal Jepang itu terbang dan menyambar bola dengan kepalanya. Bola pun tidak dapat dijangkau oleh kiper lawan.
PBFC yang terus ditekan sempat mencuri serangan jelang turun minum. Namun, serangan itu tidak membuahkan hasil. Adapun, yang menjadi poin penting dari momen itu adalah ketika bek kiri PBFC, Diego Michiels, menginjak tubuh Febri Haryadi dalam sebuah perebutan bola di dekat tiang sepak pojok. Beruntung, suasana yang sempat memanas dapat segera didinginkan lewat kesigapan para pemain senior.
Kegagalan kedua tim mencetak gol tambahan membuat laga babak pertama berakhir dengan skor 1-0.
PBFC yang terancam gagal melaju ke final kemudian berusaha tampil lebih agresif di babak kedua. Hasilnya, baru delapan menit laga babak kedua berjalan, mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi pemain belakang Dirkir Glay. Memanfaatkan sepak pojok kapten Asri Akbar, Glay menghajar bola sekuat tenaga dengan kepalanya. I Made Wirawan pun tak kuasa menghalau bola yang menghujam deras.
Masih mengandalkan kecepatan para pemainnya, Persib kemudian berusaha mencetak gol tambahan karena berada dalam posisi tertinggal. Atep, pada menit ke-61, memiliki peluang emas. Tinggal berhadapan dengan Wawan Hendrawan, tendangan pemain bernomor punggung “7” itu hanya membentur tiang gawang. Upayanya untuk menyambar bola muntah pun dapat dengan mudah diamankan oleh Wawan.
Sebelas menit berselang, Atep akhirnya berhasil membayar kegagalannya. Memanfaatkan sepak pojok Febri Haryadi, pemain yang juga pernah berseragam Persija Jakarta itu mencocor bola yang ada persis di mulut gawang. Persib unggul 2-1, skor agregat 3-3, tanpa ada tim yang memiliki keunggulan gol tandang.
Pertandingan waktu normal pun berakhir dengan skor 3-3 tersebut dan untuk menentukan siapa yang lolos, babak tambahan 2×15 menit pun dilangsungkan. Namun, setelah setengah jam saling serang, tak ada juga satu gol pun yang tercipta dan pertandingan pun harus diakhiri lewat adu penalti.
PBFC akhirnya mampu memenangi babak adu penalti. Lima eksekutor yang mereka siapkan berhasil menunaikan tugasnya masing-masing. Sementara itu, kegagalan eksekutor ketiga Persib, Kim Kurniawan, dalam menjalankan tugasnya membuat tim tamu melenggang ke partai puncak. Atas kemenangan ini, PBFC akan menghadapi pemenang laga antara Arema dan Semen Padang.

PBFC
Yamashita Kunihiro: Gol
Tamsil Sanjaya: Gol
Reinaldo da Costa: Gol
Fandy Ahmad: Gol
Dirkir Glay: Gol

Persib:
Vladimir Vujovic: Gol
Matsunaga Shohei: Gol
Kim Kurniawan: Gagal
Febri Hariyadi: Gol

Susunan pemain

Persib Bandung: I Made Wirawan; Tony Sucipto, Achmad Jufriyanto, Vladimir Vujovic, Henhen Herdiana; Hariono, Dedi Kusnandar, Gian Zola; Atep, Febri Hariyadi, Shohei Matsunaga

Pusamania Borneo FC: Wawan Hendrawan; Rizky Syawaluddin, Yamashita Kunihiro, Dirkir Kohn Glay, Diego Michiels; Terens Puhiri, Rachmat Latif, Asri Akbar, Wahyudi Hamisi, Patrich Wanggai; Reinaldo Da Costa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here