Ahok Akan Bangun Apartemen Harga Kos

0
496

Liputan1.com-Ahok Akan Bangun Apartemen Harga Kos

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana membangun apartemen dengan harga subsidi bagi warga Jakarta. Apartemen ini akan diintegrasikan dengan depo moda transportasi Light Rapid Transit (LRT) di Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang saat ini masih dalam pembangunan.

“Jadi rencana saya, semua stasiun atau depo LRT, MRT di Lebak Bulus, termasuk yang di Pulogadung, Rawa Buaya, dan Kampung Rambutan, itu semua ada apartemen harga subsidi, dan jual tapi dengan subsidi sehingga orang-orang kelas menengah yang mampu beli rumah di pinggiran tapi nggak mampu beli rumah di Jakarta bisa tinggal di apartemen ini dengan harga kos,” kata Ahok setelah meninjau velodrom, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (24/2/2017).

Harga sewa, dikatakan Ahok, mencapai Rp 2-3 juta tiap bulan. Harga sewa ini diperuntukkan bagi warga yang memiliki gaji di atas 10 juta. Namun bagi warga yang yang gajinya hanya dua kali UMP, Ahok mengatakan akan memberinya subsidi.

“Yang bisa mampu beli ini kan gajinya mesti mendekati Rp 10 juta. Ini kan orang yang gajinya dua kali UMP nggak mampu, makanya kita subsidi. Belum lagi maintenance. Kalau belum mampu, biar dia beli rumah di pinggiran tetapi hari kerja di Jakarta. Pokoknya pola hidupnya jadi hemat waktu,” jelas Ahok.

Tak hanya itu, Ahok juga akan akan membangun pasar perkulakan yang diintegrasikan dengan stasiun maupun halte dan terminal. Hal ini agar semakin memudahkan warga Jakarta untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Jadi intinya itu semua di atas stasiun, halte, terminal adalah rumah susun, termasuk pasar perkulakan Pasar Jaya karena kita mau subsidi kebutuhan sembako,” ujar Ahok.

“Dengan jadi anggota, kamu gaji UMP, kamu mungkin pensiunan, pelajar, orang tua, orang yang penghasilnya yang di bawah itu atau naik kereta kami, naik bus kami, punya karcis langganan, dia boleh menjadi anggota perkulakan sehingga beli kebutuhan pokok harga distributor utama,” tambahnya.

Menurut Ahok, pasar perkulakan ini bisa dibangun di stasiun LRT, bisa di Pasar Rumput maupun di Pasar Minggu. Dia juga telah mengkonsultasikan hal ini kepada Presiden.

“(Presiden) setuju dong, bayar utang kan yang kerjain kan Wika. Ini akan menguntungkan BUMN kita. Kapasitas produksinya tidak akan macet, dia juga berani investasi kapasitas yang besar supaya efisien. Kalau dia besar, efisien, ada yang beli, jamin, pakai, untung, jadi sama-sama,” lanjutnya.

Ahok menambahkan, ada tiga macam program subsidi tersebut. Yang pertama subsidi bagi yang bergaji UMP akan dikenai harga sewa Rp 5.000 hingga Rp 15 ribu per hari, kedua bagi yang bergaji Rp 5-10 juta dikenai harga sewa Rp 2,5-3 juta.

Terakhir, unit apartemen akan dijual kepada warga yang bergaji di atas Rp 10 juta.

“Prioritas untuk orang yang gajinya menengah. Kalau kamu gaji UMP, nggak mungkin harga kos. Jadi kami subsidi dengan rusun yang hanya Rp 5.000 sampai Rp 15 ribu per hari. Kita lagi kerjain semua, lagi kerjain fondasi. Tahun 2018 sudah jadi barangnya,” tutup Ahok. (antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here