Firza Husein Dilepaskan dari Tahanan

0
691

Liputan1.com-Firza Husein Dilepaskan dari Tahanan

Tersangka kasus dugaan makar ini akhirnya dilepaskan dari ruang tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Ini setelah Polda Metro Jaya mengabulkan permohonan penangguhan penahanan yang diajukan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC) itu.

“Sudah kita acc (disetujui) penahanan penangguhannya. Sudah kita keluarkan kemarin. Kemarin sore sudah kita tangguhkan, sudah keluar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (23/2).

Penangguhan penahanan dilakukan karena pemeriksaan terhadap Firza diangap sudah cukup. Meski tidak ditahan, Firza akan tetap dipanggil jika penyidik masih membutuhkan keterangannya sewaktu-waktu.

“Alasannya subjektifitas penyidik. (Karena alasan kesehatan) ya salah satunya ada itu, pemeriksaan sudah selesai. Penangguhan yang jamin keluarganya, wajib lapor,” jelas Argo.

Polisi sempat memperpanjang masa penahanan Firza Husein pada Senin 20 Februari 2017. Penyidik Polda Metro Jaya memperpanjang masa penahanan Firza Husein hingga 20 hari.

Firza ditangkap polisi di rumah keluarganya di Jalan Makmur, Jakarta Timur pada 31 Januari 2017 sekitar pukul 11.00 WIB. Perempuan yang diisukan terlibat skandal chat mesum dengan pimpinan FPI Rizieq Shihab itu pernah ditangkap penyidik Polda Metro Jaya pada 2 Desember 2016.

Saat itu, dalam rentang pukul 03.00 WIB sampai 06.00 WIB, 11 orang yang diduga terlibat makar ditangkap di sejumlah lokasi berbeda. Lalu, kepolisian menetapkan Kivlan Zein, Adityawarman Thaha, Firza Husein, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Eko, Alvin Indra, dan Sri Bintang Pamungkas sebagai tersangka. Kedelapan orang tersebut dijerat Pasal 107 juncto Pasal 110 KUHP tentang makar.

Sementara itu dua tersangka lainnya, Jamran dan Rizal Kobar, dijerat Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sedangkan Ahmad Dhani dikenakan Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here