Jonas Sawor Meninggal Dunia

0
511

Liputan1.com-Jonas Sawor Meninggal Dunia

Pemain Timnas Indonesia di era 80-an dan PS Pupuk Kaltim (PKT) ini tutup usia di RS Pupuk kaltim, Sabtu (18/2/2017) lalu.

Pria asli kelahiran Sorong, Papua, ini wafat di usianya yang ke-55 akibat mengidap penyakit kelenjar getah bening sejak 2016 lalu.

Kepergiannya pun saat ini menyisahkan duka mendalam bagi keluarga karena meninggalkan istri tercinta, Christina Yawan dan ketiga anaknya, Paul Sawor, Magrid Sawor, dan Doni sawor.

Sebelum diberangkatkan dari Bontang Pukul 22.00 Wita menuju Sorong tempat peristirahatan terakhirnya, Minggu (19/2/2017) kemarin. Jenazah sempat disemayamkan di rumah duka yang berada di Jalan Sakura Nomor 20 PC VI PKT RT 06 Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Sabtu (18/2/2017 lalu.

Anak Pertama Jonas Sawor, Paul Sawor memaparkan, ayahnya dirawat di RS Pertamina Jakarta selama tujuh bulan sejak Agustus lalu karena mengidap penyakit kelenjar getah bening.

Selama tujuh bulan di rumah sakit tersebut, setiap enam bulan sekali dia diberikan kemoterapi. Namun setelah kemoterapi itu, kondisinya semakin menurun. Kendati demikian, dia tetap meminta untuk pulang ke Bontang, Minggu (5/2/2017) lalu.

“Selang sehari di sini, bukannya membaik malah tidak bisa makan. Akhirnya kami membawanya lagi ke RS Pupuk kaltim untuk dirawat,” ujarnya kemarin (19/2).

Paul menjelaskan, waktu di rumah sakit sang ayah hanya dirawat selama seminggu, setelah itu kembali pulang ke rumah. Begitu tiga hari di rumah, pukul 00.00 Wita kembali di bawa ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RS Pupuk kaltim karena kondisinya kembali menurun.

Setelah itu, kembali masuk di ruang perawatan. Begitu Jumat (17/2) pukul 06.00 Wita dia sudah tak sadarkan diri dan masuk di ruang ICU bahkan detak jantungnya sempat mau akan terhenti.

“Begitu tanggal 18 Februari pukul 18.40 Wita bapak pun menghembuskan nafas terakhirnya,” tuturnya.

Christina Yawan mengatakan, dipilihnya Sorong menjadi tempat peristirahatan terakhirnya karena atas dasar permintaan suaminya tersebut sebelum dia meninggal. Itu disampaikannya sekira pada saat kemoterapi pertama atau kedua di RS Pertamina Jakarta tersebut.

“Seandainya saya (Jonas Sawor , Red) tidak ada lagi bilangi bos (PT Pupuk Kaltim, Red) kirim saya kembali ke Papua, begitu pesan terakhirnya,” ungkapnya.

Sementara itu, sahabat Jonas Sawor, Gatot Wagianto mengatakan, dia itu adalah kapten PS pertama PS Pupuk Kaltim Galatama yang sekarang berganti nama Bontang FC.

Bahkan dia adalah pemain kidal yang sangat baik dimiliki Timnas Indonesia dan PKT kala itu. Sebab bersamanya, mereka pernah meraih hasil yang cukup baik di timnya kala itu, seperti juara satu di Piala Petrokimia II, Juara satu Piala Gubernur Kaltim, dan menjadi runner up di Kompetisi Galatama.

“Dia pun (Jonas Sawor, Red) merupakan langganan Timnas di era angkatan Ricky Yakobi, Adjat Sudrajat, Robby Darwis, dan Bambang Nurdiansyah,” paparnya.

Yang juga mantan Pemain PS Pupuk Kaltim Galatama ini menambahkan, selama ini dia pun sangat akrab dengannya. Bukannya hanya di dalam lapangan, di luar lapangan pun mereka sangat akrab. Bahkan diakuinya selama ini semasa bermain bersama di timnya, dia pun merupakan sosok baik.

“Saya ingat bila di dalam lapangan, dia selalu memberikan kami semangat untuk selalu serius saat bertanding,” tutupnya. (ver/jpg)

Jonas Sawor Lahir Sorong 3 Juli 1962, Wafat 18 Februari 2017.

Tim Yang Pernah Dibela

Persis Sorong (Divisi II)

Perseman Manokawari (1983-1984)

PS Pupuk Kaltim Galatama (1988-1992)

Timnas Indonesia (1984-1986)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here