Tiga Opsi Komisi Ombudsman untuk Posisi Ahok

0
582
Soal Cuti Kampanye, Ahok : Nggak Mikirin, Pikir Saya Kerja

Liputan1.com-Tiga Opsi Komisi Ombudsman untuk Posisi Ahok

Ombudsman sebagai pengawas pelayanan publik, akan mengkaji adanya polemik diaktifkan kembalinya terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta

“Kita akan periksa apakah ada potensi damage jika dia (Ahok) diaktifkan kembali. Apakah itu ada dampak bagi pelayanan publik? Dalam proses ini kami belum keluarkan pendapat institusi,” ujar Komisioner Ombudsman, Alamsyah Saragih, di Jakarta, Sabtu (18/2/2017).

Alamsyah menambahkan, jika nantinya ada potensi gangguan terhadap pelayanan publik, Ombudsman telah menyiapkan tiga opsi yang akan dianjurkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Kita tengah kaji tiga opsi, pertama diberhentikan, kemudian tidak diberhentikan tapi skema kewenangan administratif diamankan, misalnya diserahkan ke wakilnya, atau tidak diberhentikan sama sekali. Nantikan presiden bisa menentukan,” tuturnya.

Langkah yang akan diambil Ombudsman ini sangat penting, mengingat waktu yang dimiliki tak banyak karena berdekatan dengan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Ombudsman pun akan mempertimbangkan risiko dan dampak terhadap pelayanan publik di DKI Jakarta.

“Bagi Ombudsman yang paling penting adalah kepentingan warga DKI. Jadi sebelum putaran kedua (Pilkada) ini selesai, Ombudsman sudah mengeluarkan saran,” tutupnya.

Sebelumnya, keputusan pemerintah mengakifkan kembali Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta usai menjalani cuti kampanye Pilkada DKI, mendapat protes dari sejumlah Fraksi di DPR.  Empat fraksi itu adalah PKS, Demokrat, Gerindra, dan PAN. Mereka bahkan telah mengajukan hak angket terkait keputusan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here