Adik Ipar Presiden Jokowi Tersangkut Skandal Suap Pajak

0
517

Liputan1.com-Adik Ipar Presiden Jokowi Tersangkut Skandal Suap Pajak

Menanggapi kasus ini, Presidenalah Jokowi mempersilahkan Komisi Pemberantasan Korupsi menindaklanjuti indikasi keterlibatan adik iparnya Arif Budi Sulistyo, dalam kasus suap pejabat Ditjen Pajak Handang Soekarno.

Nama Arif Budi Sulistyo disebut dalam dakwaan jaksa terhadap Country Director PT Eka Prima Ekspor Indonesia, Ramapanicker Rajamohanan Nair selaku pihak yang diduga menyuap Handang.

“Ya kalau ada yang enggak benar diproses hukum saja. Kita semua menghormati proses hukum yang ada di KPK. Saya yakin KPK bekerja sangat profesional dalam memproses semua kasus,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/2).

Jokowi menegaskan dirinya sudah berkali-kali mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak mempercayai orang-orang yang datang mengatasnamakan keluarganya.

Komitmen Presiden Joko Widodo terkait penegakan hukum, terutama kasus korupsi yang tak pandang bulu sangat jelas

“Mungkin lebih dari 5 kali. Di sidang kabinet, pertemuan dengan dirut-dirut BUMN semua saya sampaikan. Saya kira penjelasan yang sangat jelas,” ucapnya.

Dalam kasus ini, KPK menyeret Country Director PT Eka Prima Ekspor Indonesia, Ramapanicker Rajamohanan Nair dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Handang Soekarno ke meja hijau. Beberapa orang yang ikut berperan disebut namanya dalam surat dakwaan jaksa KPK terhadap Rajamohanan. Salah satunya adalah Arif Budi Sulistyo.

Dalam surat dakwaan, Arif diduga kenal dan berhubungan baik dengan Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv. Ia juga disebut pernah mengadakan pertemuan dengan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi, terkait persoalan pajak PT EKP.

“Semua nama yang disebut dalam surat dakwaan, mengenai peran-perannya, akan dikonfirmasi lebih lanjut di persidangan,” ujar jaksa Moch Takdir Suhan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (13/2).

Arif merupakan Direktur Operasional PT Rakabu Sejahtera yang merupakan perusahaan meubel. Arif Budi merupakan Alumnus UPN Veteran Yogyakarta yang lahir di Solo, 23 November 1966. Menjabat sebagai Ketua Bidang Usaha Indonesian Bare Core Assosiation atau Asosiasi Pengusaha Barecore Seluruh Indonesia sejak Mei 2015

Berdasarkan kronologi yang dijelaskan dalam surat dakwaan, Arif dapat diduga sebagai perantara atau penghubung antara pejabat di Ditjen Pajak dan Rajamohanan.

“Nama Arif Budi Sulistyo diduga sebagai mitra bisnis terdakwa dan diduga mengenal pihak-pihak di Direktorat Jenderal Pajak,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here