Antasari Azhar : SBY Jujurlah !

0
460
Liputan1.com-Antasari Azhar : SBY Jujurlah !
Antasari Azhar menggelar jumpa pers di gedung sementara Bareskrim Polri di Kementerian KKP, Gambir, Jakpus. Ditemani adik almarhum Nasrudin Zulkarnaen, Andi Syamsudin, ada yang mengejutkan yang disampaikan Antasari perihal kasusnya.
Mantan Ketua KPK ini berbicara mengenai kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen yang membuatnya menjadi terpidana. Antasari menyebut kasus itu merupakan kriminalisasi dan meminta Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono untuk jujur terhadap kriminalisasi itu.
“Setelah saya renungkan tadi malam, ini kilas balik. Sejak kecil saya diajari kejujuran. Kepada SBY, jujurlah,” kata Antasari di Gambir, Jakpus, Selasa (14/2).
Antasari memang sengaja melapor ke Bareskrim terkait isi SMS yang dikirim dari nomornya ke Nasrudin. Antasari berkali-kali menyebut tak pernah mengirimkan SMS.
Antasari lebih dari dua jam berada di Bareskrim. Saat keluar, Antasari menyampaikan kata-kata meminta SBY jujur.
“Siapa lakukan apa, Pak SBY jujur, terbukalah pada publik,” jelas Antasari.

“(Bukan SMS-nya) tapi perkaranya, perkaranya, masalah bagaimana, dia bilang perintah, segera Antasari diproses, perintah segeranya bisa saja ditindaklanjuti dengan cara kirim SMS itu kan, tapi bukan SBY yang kirim SMS, tapi inisiator untuk saya jadi dikriminalisasi itu dari situ,” kata Antasari.

Nasrudin meninggal secara tragis pada 15 Maret 2009. Dia ditembak di kawasan Tangerang, Banten.

Kasus tersebut membuat Antasari berhenti dari pimpinan KPK pada tahun 2009 atau di era Presiden Yudhoyono.

Dia divonis 18 tahun penjara pada tahun 2010. Namun, setelah menjalani dua per tiga masa hukuman, Antasari bebas bersyarat.

Antasari kemudian dinyatakan bebas murni setelah mendapatkan grasi dari Presiden Joko Widodo.

Kini, Antasari kembali berjuang untuk mengungkap kasusnya. Dia merasa menjadi korban kriminalisasi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here