Polda Metro Jaya Larang Aksi 112

0
570

Liputan1.com-Polda Metro Jaya Larang Aksi 112

Polda Metro Jaya melarang aksi 11 Februari 2017 atau Aksi 112 bila bermuatan politis. Kapolda Metro Jaya, Mochammad Iriawan menyampaikan ultimatum kepada penyelenggara.

Tanggal tersebut bertepatan memasuki masa tenang menjelang Pilkada DKI Jakarta, pada (15/2).

Rencana aksi datang dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) dan Front Pembela Islam (FPI) menyusul perseteruan Ahok kontra Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Aksi ini timbul setelah Tim Kuasa Hukum terdakwa penista agama Basuki T. Purnama alias Ahok menyebut KH Ma’ruf Amin ‘bermain mata’ dengan Susilo Bambang Yudhoyono terkait Fatwa MUI. Polemik muncul, SBY merasa disadap Tim Kuasa Hukum Ahok.

“Kalau Aksi 112 bermuatan agenda politik, kami melarang. Kami akan tindak tegas. Kami  memohon agar memperhatikan peraturan yang dikeluarkan KPU berkaitan dengan pilkada,” kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (7/2).

Selain itu, Iriawan melanjutkan, lokasi Aksi 112 menyalahi aturan; antara lain tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 228 Tahun 2015 tentang Pengendalian Pelaksanaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum Pada Ruang Terbuka sesuai dengan Undang-undang RI Nomor 9 Tahun 1998, tertuang di pasal 6.

“Karena dilakukan di jalan protokol— merupakan jalan utama di Jakarta. Kalau jalan tersebut tutup, otomatis akan mengganggu ketertiban publik,” tegasnya.

Kapolda menambahkan, menurut undang-undang, unjuk rasa tidak boleh dilakukan di sentra aktivitas publik seperti jalan utama Thamrin dan Bundaran HI. “Maka kami akan melarang kegiatan tersebut,” dia menambahkan

Terlebih aksi pengerahan massa tersebut akan dilanjutkan pada esok harinya yakni 12 Februari 2017 sehingga dikhawatirkan mengganggu kegiatan masyarakat lainnya.

FUI mengirimkan surat pemberitahuan rencana aksi 112 ke Polda Metro Jaya pada Kamis (2/2) namun pihak kepolisian tidak mengeluarkan izin karena pertimbangan potensi gangguan kamtibmas menjelang Pilkada DKI yang akan digelar secara serentak pada 15 Februari 2017.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here